11,4 Hektare Lahan Disiapkan Untuk Atasi Banjir Lewat Kolam Retensi

Pj Sekda Kota Bengkulu, Tony Elfian, bersama Plt Asisten III, I Made Ardana, menggelar rapat koordinasi dengan pihak BWS Sumatera VII, Kamis (21/8/2025). (foto: ist)

Kota Bengkulu, mediabengkulu.co – Permasalahan banjir yang kerap melanda sejumlah titik di Kota Bengkulu menjadi perhatian serius Pemerintah Kota dalam beberapa tahun terakhir.

Berbagai upaya telah dilakukan, mulai dari pembangunan sumur resapan, normalisasi drainase, hingga rencana strategis pembuatan kolam retensi.

Salah satu upaya besar yang tengah didorong saat ini adalah pembangunan kolam retensi oleh Balai Wilayah Sungai Sumatera VII, yang diharapkan dapat segera terealisasi untuk meminimalisir dampak banjir.

Untuk mempercepat realisasi proyek ini, Pj Sekda Kota Bengkulu, Tony Elfian, bersama Plt Asisten III, I Made Ardana, menggelar rapat koordinasi dengan pihak BWS Sumatera VII, Kamis (21/8/2025) di ruang kerjanya.

Pihak BWS menyampaikan, secara teknis, proyek kolam retensi telah memasuki tahap pelaksanaan. Namun, proses masih tertunda karena terkendala izin alih fungsi lahan sawah.

“Pembebasan lahan untuk kolam retensi 1 dan 2 di kawasan Air Bengkulu sudah selesai tahap persiapan. Sekarang kami menunggu izin alih fungsi dari Kementerian Pertanian dan Kementerian ATR/BPN,” ujar Syaiful Rizal, PPK Pengadaan Tanah BWS Sumatera VII.

Menurutnya, berdasarkan aturan baru, lahan sawah tidak dapat dialihfungsikan tanpa izin resmi dari kedua kementerian tersebut.

Saat ini, proses pengurusan izin tengah berlangsung baik di tingkat kota maupun kementerian pusat.

“Kalau izin cepat turun dan tidak ada kendala, kami targetkan proses ganti rugi lahan bisa dilakukan pada November atau Desember tahun ini,” tambahnya.

Ia menekankan pentingnya percepatan proyek ini mengingat Kota Bengkulu mulai memasuki musim penghujan.

“Kami harap proyek ini segera berjalan, karena manfaatnya sangat besar bagi masyarakat. Minimal, dengan adanya kolam retensi, dampak banjir bisa dikurangi secara signifikan,” jelas Syaiful.

Sebagai informasi, proyek ini mencakup pembebasan lahan seluas 11,4 hektare, tersebar di empat kelurahan: Suka Merindu, Tanjung Agung, Tanjung Jaya, dan Sawah Lebar Baru.

Pemkot Bengkulu menyambut baik komitmen BWS Sumatera VII dan berharap seluruh tahapan dapat berjalan lancer, tanpa hambatan berarti demi terwujudnya Bengkulu yang lebih aman dan bebas banjir. (mc)