Kota Bengkulu, mediabengkulu.co – Salah satu manfaat utama Bank Sampah adalah untuk mengurangi volume sampah. Dengan memilah dan mendaur ulang sampah secara efektif, Bank Sampah dapat mengurangi beban pada TPA.
Bank sampah dapat menjadi solusi untuk pengelolaan sampah, lingkungan, dan ekonomi dimasa kini.
Pembentukan bank sampah untuk mengurangi, menggunakan kembali, dan mendaur ulang sampah. Konsep Bank Sampah berfungsi sebagai sistem pengumpulan dan daur ulang sampah secara komersial, seperti menjual atau daur ulang.
Di Kota Bengkulu, upaya tersebut terus digalakkan. Pemerintah Kota Bengkulu mendorong agar setiap kelurahan memiliki minimal 1 bank sampah.
Jika ada bank sampah, maka pengelolaan sampah menjadi lebih terorganisir mulai dari tingkat kelurahan, RT dan RW. Sehingga bisa mengurangi jumlah sampah yang masuk ke TPA, seperti di Cempaka Permai, Lempuing dan Kelurahan lainnya.
“Saya berharap bank sampah seperti ini bisa hadir di setiap kelurahan di Kota Bengkulu. Sehingga satu diantara persoalan bisa kita atasi dan bisa kita nikmati hasilnya secara bersama-sama,” jelas Pj Sekda, Eko Agusrianto, Senin (27/1/2/).
Tak lupa, Eko mengapresiasi seluruh perangkat kelurahan se-Kecamatan Kota Bengkulu yang telah memberikan bukti nyata dalam mendukung program Pemerintah Kota Bengkulu terkait persoalan sampah.
Kemudian ia juga mengajak seluruh masyarakat Kota Bengkulu untuk sama-sama menumbuhkan kesadaran dalam menjaga kebersihan lingkungan sekitar.
“Kota ini milik kita, tidak boleh kita merasa numpang di sini. Persoalan sampah ini adalah tanggung jawab bersama. Maka untuk menyelesaikan masalah sampah ini tidak bisa mengandalkan pemerintah saja, tentu dibutuhkan kerjasama yang dimulai dari diri sendiri, masyarakat dan pihak lainnya,” pungkas Eko.
Sumber: Media Center // Editor: Helen






