Rejang Lebong, mediabengkulu.co – Wakil Bupati Rejang Lebong, Hendri Praja, menegaskan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tahun 2026 akan diprioritaskan untuk program-program yang sesuai dengan visi dan misi daerah.
Hal ini disampaikan dalam rapat paripurna tahap III masa sidang III DPRD Kabupaten Rejang Lebong, di Ruang Paripurna Kantor DPRD Rejang Lebong, Curup, Senin (20/10/2025).
Rapat dipimpin oleh Ketua DPRD Rejang Lebong, Julansyah Yayan, dan dihadiri oleh Wakil Ketua I Pera Hariyani, Wakil Ketua II Lukman Efendi, anggota DPRD, unsur Forkopimda, Pj Sekda Elva Mardiana, Kepala OPD, pejabat eselon II dan III, pimpinan instansi vertikal, serta camat se-Kabupaten Rejang Lebong.
Dalam kesempatan tersebut, Hendri Praja, menyampaikan jawaban eksekutif atas pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Nota Pengantar RAPBD Rejang Lebong tahun 2026.
Ia menekankan pentingnya mencari solusi untuk mengatasi defisit anggaran tahun 2026, dengan memprioritaskan program yang sesuai dengan visi dan misi daerah serta tema pembangunan tahun 2026.
“Kita akan cari solusi bersama untuk defisit anggaran RAPBD 2026 dengan memprioritaskan program sesuai visi misi daerah dan tema pembangunan tahun 2026,” kata Wabup Hendri.
Selain itu, ia juga menyinggung soal efisiensi dan rasionalisasi anggaran daerah, terutama untuk kegiatan yang bersifat seremonial dan tidak memiliki output yang terukur.
Mengenai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja di Kabupaten Rejang Lebong, Hendri Praja, menyampaikan bahwa pelantikan PPPK yang telah lulus verifikasi teknis dan administrasi diharapkan dapat segera dilaksanakan dalam waktu dekat.
“PPPK Kabupaten Rejang Lebong yang lulus verifikasi teknis dan administrasi segera dilantik dalam waktu dekat,” ungkapnya.
Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mendukung pembangunan daerah. (yurnal)






