Kinerja Pemdes dan TP PKK Desa Teladan Menuai Pujian dan Apresiasi

Supervisi, Monitoring, Evaluasi, dan Pelaporan (SMEP) PKK tingkat provinsi yang digelar di Desa Teladan, Selasa (25/11/2025). (Foto: ist)

Rejang Lebong, mediabengkulu.co – Kinerja Pemerintah Desa Teladan, Kecamatan Curup Selatan, yang bersinergi dengan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga Desa Teladan, menuai banyak pujian dan apresiasi.

Hal ini terlihat pada ajang Supervisi, Monitoring, Evaluasi, dan Pelaporan (SMEP) PKK tingkat provinsi yang digelar di Desa Teladan, Selasa (25/11/2025).

Ketua TP PKK Provinsi Bengkulu, Ny. Hj. Khairunnisa Helmi, yang diwakili oleh Koordinator Pokbin III, Drs. Rosmidar, menyatakan bahwa 10 program pokok PKK yang dijalankan oleh TP PKK Desa Teladan dinilai sempurna sesuai dengan yang diharapkan.

“Sudah kita cek dan pantau langsung ke lokasi, 10 program pokok PKK yang dijalankan oleh TP PKK Desa Teladan sesuai harapan dan semuanya mantap,” ujar Rosmidar.

Rosmidar juga mengapresiasi kompaknya TP PKK dengan Pemdes Teladan yang sukses menjalankan setiap program pokok.

“TP PKK Desa Teladan hebat dan super aktif, bukan hanya ibu-ibu yang hadir, tapi bapak-bapaknya juga banyak yang mensupport kegiatan PKK,” terangnya.

Ketua TP PKK Kabupaten Rejang Lebong, Ny. Intan Larasita Fikri, yang diwakilkan oleh dr. Melka Novera Sari Hendri, juga memberikan penilaian positif terhadap kinerja TP PKK Desa Teladan.

“SMEP memiliki makna yang sangat penting, tujuannya untuk memastikan 10 program pokok PKK berjalan baik. Nah, program pokok yang dijalankan oleh TP PKK Desa Teladan ini, semuanya dijalankan dengan baik dan maksimal,” terangnya.

Kades Teladan, Jemingan, menyampaikan rasa terimakasihnya kepada semua pihak, khususnya TP PKK Desa Teladan dan TP PKK Curup Selatan, yang telah bekerja keras memaksimalkan 10 program pokok PKK.

“Kami Pemdes Teladan akan membantu secara penuh setiap kegiatan maupun program pokok PKK di Desa Teladan,” ungkap Jemingan.

Desa Teladan memiliki beberapa program unggulan, seperti Jum’at berkah, berbagi kepada warga yang kurang mampu, dan pengadaan mobil ambulance yang dibeli melalui swadaya masyarakat.

Selain itu, desa ini juga memiliki inovasi untuk menangani permasalahan sampah dengan memasang banner dan CCTV di lokasi yang dilarang untuk membuang sampah, serta memberikan reward kepada warga yang berhasil memergoki dan menangkap warga yang membuang sampah sembarangan. (**)