Kota Bengkulu, mediabengkulu – Pemerintah Kota Bengkulu meluncurkan gerakan belanja lokal masif bertajuk “Belanjo Rame-Rame”.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Dedy Wahyudi, pada Rabu pagi, 5 Februari 2026.
Gerakan ini melibatkan seluruh ASN dan non-ASN Pemkot Bengkulu. Tujuannya untuk memperkuat daya beli masyarakat dan menggerakkan ekonomi lokal.
Kegiatan dimulai pukul 07.30 WIB dengan Apel Gabungan. Dalam arahannya, Wali Kota Dedy, menegaskan birokrasi bukan hanya melayani administrasi, tetapi juga harus menjadi penggerak ekonomi.
“Kita tidak hanya melayani. Kita juga harus menggerakkan ekonomi,” ujar Wali Kota Dedy Wahyudi.
Ia mengajak jajaran pemerintah kota untuk turun langsung ke pasar sebagai bentuk keberpihakan pada pedagang kecil dan UMKM.
Setelah apel, ribuan pegawai Pemkot bergerak ke tiga pusat ekonomi utama, yaitu Pasar Minggu, PTM, dan Mega Mall Bengkulu.
Suasana di PTM tampak ramai saat Wali Kota berinteraksi dengan pedagang.
Ia tidak sekadar meninjau, tetapi juga memborong berbagai komoditas, mulai dari kebutuhan pokok hingga produk kerajinan lokal.
“Aksi ini pesan bahwa ekonomi Kota Bengkulu harus berputar dari kita, oleh kita, dan untuk kita. Dengan berbelanja di sini, kita membantu pedagang kecil dan UMKM,” kata Wali Kota Dedy.
Gerakan ini dirancang untuk menciptakan efek domino pada sektor perdagangan dan jasa.
Pemkot berharap kegiatan ini memicu masyarakat umum untuk kembali meramaikan pasar tradisional dan pusat perbelanjaan lokal.
Para pedagang menyambut positif inisiatif ini. Mereka menyatakan penjualan meningkat signifikan dalam satu hari.
Pemkot mengimbau agar semangat mencintai produk lokal tidak berhenti pada acara seremonial. “Belanjo Rame-Rame” harus menjadi gaya hidup bagi warga Kota Bengkulu. (mc)
ASN Bengkulu Turun ke Pasar, Dukung UMKM Lewat Belanjo Rame-Rame






