Bengkulu, mediabengkulu.id – Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama PT Pelindo (Persero) Regional II menggelar rapat koordinasi dengan puluhan pelaku usaha, untuk mengakselerasi pengembangan kawasan industri di Pelabuhan Pulau Baai.
Kegiatan berlangsung di Aula Merah Putih, Kantor Gubernur Bengkulu, Selasa (31/3).
Rapat dipimpin Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, didampingi Asisten II Setda Provinsi Bengkulu R.A. Denni, Kepala Bapperida Yuliswani, serta General Manager PT Pelindo Regional II Bengkulu, Dimas Rizky Kusmayadi.
Dalam arahannya, Mian, menekankan pentingnya komitmen nyata pelaku usaha untuk mengisi kawasan industri.
“Yang paling penting, kawasan industri Pulau Baai tidak boleh kosong. Pelaku usaha kita himpun agar berkomitmen penuh. Kawasan ini harus menjadi gerbang keluar-masuk barang dan jasa, baik dari sektor pertambangan, perkebunan, maupun perikanan,” ujar Mian.
Mian menambahkan, Pemprov mendorong pemanfaatan lahan dengan komoditas unggulan seperti pertambangan, perkebunan, perikanan, dan pertanian.
“Ini mandat dari Gubernur. Kami akan terus memperkuat pengelolaan kawasan industri Pulau Baai dan mendukung PT Pelindo Regional II Bengkulu,” jelasnya.
Sementara itu, Dimas Rizky Kusmayadi, menyebut lahan seluas 215 hektare telah disiapkan sejak 2016, dan sebagian mulai dimanfaatkan pelaku usaha.
“Sejak 2016, lahan seluas 215 hektare sudah kami siapkan. Saat ini sebagian mulai terisi, dan ke depan akan terus kami dorong agar optimal,” kata Dimas.
Rapat koordinasi ini menjadi langkah konkret Pemprov Bengkulu dalam mendorong kawasan industri sebagai pusat aktivitas ekonomi dan distribusi barang di wilayah Bengkulu. (mc)
Pelaku Usaha Dihimpun, Pemprov Dorong Kawasan Industri Pulau Baai






