Halal Bihalal IPK, Pemkab Asahan Perkuat Sinergi Pemuda

Bupati Asahan menghadiri halal bihalal IPK di Food Court Parasamya bersama pengurus dan anggota IPK
Bupati Asahan bersama jajaran pengurus IPK menghadiri kegiatan Halal Bihalal 1447 H di Food Court Parasamya, Jumat (10/4/2026). (foto: ist)

Asahan, mediabengkulu.id – Pemerintah Kabupaten Asahan memanfaatkan momentum Halal Bihalal 1447 H dengan Ikatan Pemuda Karya (IPK) untuk memperkuat kemitraan strategis dengan generasi muda, Jumat (10/4/2026).

Kegiatan berlangsung di Food Court Parasamya, dengan suasana penuh keakraban.

Momentum ini tidak sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan organisasi kepemudaan.

Hadir Bupati Asahan, Wakil Bupati, unsur Forkopimda, serta jajaran pengurus IPK dari berbagai tingkatan.

Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, menegaskan pentingnya peran pemuda dalam pembangunan daerah.

“Pemuda adalah kekuatan utama dalam menjaga stabilitas sosial dan mendorong kemajuan daerah,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh kader IPK untuk terus berkontribusi positif, menjaga solidaritas, serta mendukung program pembangunan pemerintah.

“Kami ingin IPK menjadi mitra yang solid, konstruktif, dan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tambahnya.

Bupati turut menyoroti pentingnya pembenahan internal organisasi agar IPK semakin kuat dan profesional.

Ia menekankan, sinergi yang baik antara pemerintah dan organisasi kepemudaan akan mempercepat pertumbuhan daerah.

Sementara itu, Ketua DPD IPK Kabupaten Asahan, Oman Lukmanul Hakim, menyatakan komitmen organisasinya untuk terus membangun komunikasi yang harmonis dengan pemerintah daerah.

“Kami siap memperkuat sinergi dan menjaga kebersamaan demi kepentingan masyarakat,” katanya.

Rangkaian acara diisi dengan lagu kebangsaan, Mars IPK, doa bersama, serta sambutan dari berbagai pihak.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan saling bersalaman sebagai simbol persatuan.

Melalui momentum ini, Pemerintah Kabupaten Asahan berharap kemitraan dengan IPK semakin kuat guna mendorong pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan. (M Reza)