Bengkulu, mediabengkulu.co – Sekelompok mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Memperingati Hari Pahlawan, menggelar aksi damai di Bundaran Fatmawati, Kota Bengkulu, Selasa (11/11/2025) sore.
Sekitar 25 peserta aksi berkumpul di Simpang 5 Jalan Letjen Suprapto, Kelurahan Anggut Atas, Kecamatan Ratu Samban.
Massa aksi tiba di lokasi sekitar pukul 15.00 WIB dan mulai menyampaikan orasi pada pukul 15.45 WIB dengan menggunakan satu unit megaphone.
Aksi ini dipimpin oleh Restu Alam, mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Bengkulu, yang juga bertindak sebagai koordinator lapangan.
Dalam orasinya, Restu, menyoroti kelangkaan BBM di Bengkulu yang tak kunjung terselesaikan.
“Kami mendesak pemerintah segera menuntaskan persoalan BBM yang membuat masyarakat kesulitan. Janji 100 hari kerja Gubernur untuk menyelesaikan masalah ini belum juga terealisasi,” tegas Restu.
Mahasiswa juga menuntut tindakan tegas terhadap pelaku penimbunan BBM, percepatan pengerukan Pelabuhan Pulau Baai yang dianggap menghambat distribusi bahan bakar, serta peningkatan pengawasan energi di daerah.
“Pemerintah jangan hanya berbicara, tapi harus bekerja nyata. Masyarakat butuh solusi, bukan janji,” tambahnya.
Selain itu, massa menuntut transparansi dan akuntabilitas pemerintah daerah, termasuk keterbukaan anggaran dan kebijakan publik yang berdampak langsung pada rakyat.
Aksi berlangsung damai hingga pukul 17.15 WIB. Setelah menyampaikan aspirasi, massa membubarkan diri dengan tertib dari kawasan Bundaran Fatmawati. (hln)
BBM Langka, Mahasiswa Gelar Aksi Damai di Bundaran Fatmawati






