Bidhumas Polda Bengkulu Gelar Sosialisasi Bahaya Berita Hoaks di SMPN 1 Kota Bengkulu

Bidhumas Polda Bengkulu menggelar kegiatan Sosialisasi Bahaya Berita Hoaks di SMP Negeri 1 Kota Bengkulu, Rabu (23/7/2025). (foto: ist)

Bengkulu, mediabengkulu.co – Guna membentengi generasi muda dari dampak negatif penyebaran informasi palsu di era digital, Bidhumas Polda Bengkulu menggelar kegiatan Sosialisasi Bahaya Berita Hoaks di SMP Negeri 1 Kota Bengkulu, Rabu (23/7/2025).

Kegiatan yang berlangsung secara interaktif ini diikuti oleh 35 peserta, terdiri dari siswa-siswi pilihan serta guru pendamping.

Sosialisasi turut dihadiri oleh Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Kota Bengkulu, Muhtarimin, beserta jajaran staf pengajar.

Tim Bidhumas Polda Bengkulu, memberikan edukasi menyeluruh mengenai definisi hoaks, jenis-jenis informasi menyesatkan, serta dampak sosial, psikologis, dan hukum yang ditimbulkan akibat menyebarkan berita palsu.

Siswa juga dibekali dengan keterampilan dasar, untuk mengenali ciri-ciri hoaks dan pentingnya melakukan verifikasi informasi sebelum membagikannya, terutama melalui media sosial.

Kegiatan ini disambut antusias oleh para peserta. Dalam sesi tanya jawab, sejumlah siswa menunjukkan ketertarikan tinggi terhadap isu literasi digital dan aktif bertanya tentang cara menangkal penyebaran hoaks di lingkungan sekitar.

Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Kota Bengkulu, Muhtarimin, mengapresiasi setinggi-tingginya kepada Polda Bengkulu, melalui Bidhumas yang telah hadir langsung memberikan wawasan penting kepada peserta didik.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena sangat relevan dengan kondisi saat ini. Siswa-siswi kita setiap hari berinteraksi dengan media sosial, dan di situlah mereka sangat rentan terpapar berita hoaks. Dengan adanya sosialisasi ini, anak-anak jadi lebih sadar dan bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa dilakukan secara rutin dan menyentuh lebih banyak sekolah lainnya,” ungkap Muhtarimin.

Bidhumas Polda Bengkulu, menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya dunia pendidikan. Sebagai mitra strategis, dalam membangun generasi muda yang tangguh, cerdas bermedia, serta menjadi agen perubahan dalam menciptakan ruang digital yang sehat, aman, dan bertanggung jawab.

Kegiatan ini bagian dari upaya berkelanjutan Polri dalam mendukung program literasi digital nasional. Serta memperkuat implementasi Polri Presisi yang humanis, solutif, dan responsif terhadap tantangan zaman. (**)