Jalan Sukowati Dibangun, Fikri: Simbol Komitmen Meningkatkan Infrastruktur

Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong resmi memulai pembangunan Jalan Sukowati pada Senin, 26 Mei 2025. (foto: ist)

Rejang Lebong, mediabengkulu.co – Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong resmi memulai pembangunan Jalan Sukowati pada Senin, 26 Mei 2025.

Pembangunan ini, diharapkan menjadi langkah strategis untuk meningkatkan aksesibilitas, efisiensi pelayanan, dan kualitas hidup masyarakat di wilayah tersebut.

Bupati Rejang Lebong, Fikri, mengatakan jalan Sukowati merupakan akses utama yang menghubungkan berbagai fasilitas pemerintahan dan pelayanan publik di Rejang Lebong.

Sehingga pembangunannya sangat penting, untuk meningkatkan aksesibilitas dan efisiensi pelayanan kepada masyarakat.

“Jalan Sukowati kami prioritaskan, karena letaknya yang trategis. Dimana sepanjang jalan ini, terdapat kantor Bupati, rumah dinas, kantor DPRD, dan berbagai kantor pemerintahan lainnya,” kata Bupati, Senin (26/5/2025).

Dikatakan Fikri, pembangunan Jalan Sukowati tidak hanya sekedar proyek infrastruktur, tetapi juga menjadi simbol komitmen Bupati M Fikri dan Wakil Bupati, Hendri, untuk meningkatkan kualitas layanan publik dan infrastruktur di Kabupaten Rejang Lebong.

“Pembangunan Jalan Sukowati sepanjang 1,4 km ini, menjadi prioritas dalam program 100 hari kerja Bupati dan wakil Bupati, sebagai bukti nyata komitmen meningkatkan pelayanan publik dan infrastruktur,” Kata Bupati.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas PUPR Rejang Lebong, Hary Eko Purnomo, menyebutkan proyek senilai Rp 6,4 miliar ini akan dilaksanakan mulai 26 Mei hingga 31 Oktober 2025.

Jalan akan diperlebar dengan lebar bervariasi antara 12 hingga 16 meter,guna meningkatkan kapasitas dan keselamatan lalu lintas di kawasan tersebut.

Proyek di kawasan Sukowati juga mencakup pembangunan drainase, yang bertujuan untuk mengatasi masalah banjir dan meningkatkan sistem pengelolaan air di area tersebut. Sehingga dapat mengurangi risiko genangan dan banjir di masa yang akan datang.

“Kita akan membangun drainase untuk mengatasi banjir, terutama di depan kantor ATR BPN dan SMPN 02 Rejang Lebong, dan berharap pekerjaan selesai tepat waktu sesuai spesifikasi,” kata Eko.

Titik nol pembangunan ditandai dengan penyemprotan cat putih di beberapa ruas jalan. Hal itu menjadi simbol tanda dimulainya proyek pembangunan, sekaligus menandai komitmen Pemerintah daerah, dalam meningkatkan infrastruktur.

Acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting di Rejang Lebong, antara lain Ketua DPRD Juliansyah Yayan, Dandim 0409 Letkol Arh Erfan Yuli Saputro. Kajari Fransisco Tarigan, Ketua Pengadilan Negeri Santonius Tambunan. Plt Kepala Dinas PUPR Hary Eko Purnomo, serta sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemkab Rejang Lebong.

Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh terhadap proyek strategis ini, dukungan dan komitmen bersama dalam pembangunan infrastruktur di Kabupaten Rejang Lebong. (Yurnal)