Ketua LSM FAMAL: Kalau Tertekan, Lebih Baik Mundur

 

Lebong, mediabengkulu.co – Ketua LSM Front Aliansi Masyarakat Lebong (FAMAL), Bahtiar, menyerukan pengawasan ketat terhadap pelaksanaan Dana Desa Tahun Anggaran 2025.

Dana Desa yang sudah mulai dicairkan di sejumlah desa di Kabupaten Lebong.

Bahtiar, menegaskan pentingnya peran aktif masyarakat dalam mengawasi penggunaan dana desa yang tahun ini difokuskan pada penanggulangan kemiskinan, peningkatan layanan kesehatan, ketahanan pangan, pengembangan SDM, serta penguatan ekonomi lokal.

“Atas nama masyarakat Lebong, saya mengajak warga untuk ikut mengawasi. Jangan takut lapor jika menemukan penyimpangan, apalagi yang bisa mencoreng nama baik Bupati dan Wakil Bupati,” tegasnya, Senin (23/6/2025).

Ia menyoroti pentingnya integritas kepala desa, baik yang definitif maupun pejabat sementara yang ditunjuk langsung oleh Bupati Lebong.

Menurutnya, mereka harus benar-benar menjalankan amanah sesuai visi-misi kepemimpinan Azhari–Bambang.

“Jangan lagi pakai pola lama. Sekarang eranya transparansi dan perubahan. Jika ada kepala desa yang merasa tertekan hanya karena tanggung jawab kecil, lebih baik mundur secara terhormat,” tegas Bahtiar.

Ia juga memastikan bahwa penunjukan Pjs Kepala Desa kali ini bersih dari praktik jual beli jabatan yang sempat mencuat di masa lalu.

“Kinerja kepala desa akan mencerminkan wajah pemerintahan kabupaten. Karena pembangunan dan pelayanan masyarakat dimulai dari desa. Kepala desa harus jadi garda terdepan perubahan.” (ts)