Meri Sasdi Mendorong Pelestarian Bahasa Daerah Bengkulu

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Bengkulu, H. Meri Sasdi, M.Pd., mengajak masyarakat untuk bersatu dalam menjaga dan melestarikan bahasa daerah, Selasa (30/1/2024). (foto:dok/81)

Bengkulu, Mediabengkulu.co – Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Bengkulu, H. Meri Sasdi, M.Pd., mengajak masyarakat untuk bersatu dalam menjaga dan melestarikan bahasa daerah guna menghindari kepunahan budaya lokal.

“Dampak globalisasi dan pengaruh budaya luar yang semakin kuat dapat mengancam keberlangsungan bahasa daerah. Kita perlu berperan aktif dalam mempertahankan warisan budaya ini,” ungkap Meri Sasdi pada Selasa (30/01/2024).

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Bengkulu mengajak masyarakat untuk bersatu dalam menjaga dan melestarikan bahasa daerah. (foto:dok/81)

Meri Sasdi menegaskan pentingnya kolaborasi masyarakat dalam upaya menjaga keberlangsungan bahasa daerah. “Mari kita bersatu untuk melestarikan bahasa daerah agar tidak hilang ditelan zaman,” tambahnya.

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Bengkulu mengajak masyarakat untuk bersatu dalam menjaga dan melestarikan bahasa daerah. (foto:dok/81)

Ditekankan bahwa keberadaan bahasa daerah merupakan aset berharga yang dapat menjadi identitas dan warisan budaya bagi generasi mendatang.

Lobby Perpustakaan Daerah. (foto:dok/Bastian)

Namun, tanpa upaya pelestarian yang sungguh-sungguh, bahasa daerah dapat terancam punah akibat arus modernisasi yang tak terbendung.

Perpustakaan Daerah Provinsi Bengkulu. (foto:dok/81)

Dalam konteks ini, DPK Provinsi Bengkulu memandang perlu adanya kesadaran kolektif dalam menjaga kekayaan linguistik lokal.

keberadaan perpustakaan penting sebagai salah satu cara memenuhi indeks baca, Selasa (30/1/2024). (foto:dok/81)

Melalui upaya bersama, diharapkan dapat diciptakan lingkungan yang kondusif bagi kelangsungan dan perkembangan bahasa daerah. (Adv/81)