Patroli Laut di Pantai Panjang, Polisi Ingatkan Nelayan Soal Gelombang Ganas

Personel Ditpolairud Polda Bengkulu memberikan imbauan keselamatan kepada nelayan saat patroli di Pantai Panjang.
Personel Ditpolairud Polda Bengkulu menggunakan Kapal Polisi XXVII-2008 saat patroli dan memberikan imbauan keselamatan kepada nelayan di perairan Pantai Panjang, Selasa (24/2/2026). (foto: ist)

Bengkulu, mediabengkulu.id – Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Bengkulu menggelar patroli laut di kawasan Pantai Panjang, Selasa (24/2/2026).

Petugas turun langsung mengingatkan nelayan agar mengutamakan keselamatan saat melaut.

Patroli menggunakan Kapal Polisi XXVII-2008. Kapal bertolak dari dermaga pukul 09.00 WIB dan tiba di perairan Pantai Panjang 15 menit kemudian.

Tiga personel terlibat dalam kegiatan ini, yakni Bripka Angga, Bripda Febri, dan Bripda Fikri.

Mereka menyambangi anak buah kapal (ABK) nelayan yang sedang lego jangkar di koordinat 3°49.970″S/102°14.613″E.

Dalam dialog di atas kapal, Bripka Angga, menegaskan pentingnya alat keselamatan.

Ia meminta nelayan selalu menyiapkan pelampung dan perlengkapan standar lainnya.

“Kami ingin mengingatkan masyarakat pesisir dan nelayan untuk selalu berhati-hati dalam berlayar. Jangan lupa membawa life jacket atau pelampung, karena keselamatan adalah prioritas utama,” ujar Angga.

Ia mengingatkan, perairan Bengkulu berbatasan langsung dengan Samudera Hindia. Kondisi itu membuat gelombang tinggi dan cuaca mudah berubah.

“Jangan pernah meremehkan kekuatan laut. Laut bisa berubah ganas dalam waktu singkat,” katanya.

Angga juga meminta nelayan rutin memeriksa prakiraan cuaca sebelum berangkat. “Jangan memaksakan diri jika cuaca tidak memungkinkan,” tegasnya.

Usai patroli dan sambang dialogis, Kapal Polisi XXVII-2008 kembali ke dermaga pukul 10.00 WIB dan sandar pukul 10.45 WIB.

Ditpolairud Polda Bengkulu memastikan patroli rutin terus dilakukan untuk menjaga keamanan dan keselamatan aktivitas nelayan di perairan Bengkulu. (**)