Pemerintah Percepat 15.000 Hunian Sementara untuk Korban Bencana di Sumatra

Pemerintah Percepat 15.000 Hunian Sementara untuk Korban Bencana di Sumatra. (foto: ist)

Jakarta, mediabengkulu.co – Pemerintah mempercepat pembangunan 15.000 unit hunian sementara bagi warga terdampak bencana di sejumlah wilayah Sumatra.

Program ini ditujukan agar masyarakat segera keluar dari pengungsian dan menempati tempat tinggal yang lebih layak dan aman.

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan pembangunan huntara menjadi prioritas nasional dalam penanganan bencana.

Menurutnya, negara tidak boleh membiarkan warga terlalu lama hidup di tenda pengungsian.

“Pemerintah bergerak cepat agar masyarakat segera menempati hunian sementara yang layak dan aman,” tegas Presiden Prabowo.

Ia menyebut hunian sementara menjadi tahap awal pemulihan kehidupan sosial dan keluarga pascabencana.

Menindaklanjuti arahan Presiden, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama kementerian terkait dan pemerintah daerah terus memobilisasi sumber daya di lapangan.

Pembangunan dilakukan dengan memperhatikan keselamatan, sanitasi, akses air bersih, serta kedekatan dengan fasilitas umum.

Kepala BNPB Suharyanto mengatakan percepatan pembangunan dilakukan melalui koordinasi lintas sektor dan pengawasan ketat.

“Kami memastikan pembangunan huntara berjalan sesuai standar teknis dan selesai tepat waktu,” ujar Suharyanto.

Pemerintah menegaskan huntara bukan sekadar solusi darurat. Hunian ini menjadi fondasi awal menuju pembangunan hunian tetap dan pemulihan ekonomi warga.

Melalui langkah cepat dan terkoordinasi, pemerintah memastikan negara hadir membantu masyarakat bangkit dan melanjutkan kehidupan secara lebih aman dan bermartabat. (**)