Pengenalan Pengelolaan Kearsipan Bersama Kabid DPK Provinsi Bengkulu

Kepala Bidang Kearsipan Sardi menyampaikan Rencana Program demi meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang Arsip baik skala Pemerintah maupun Keluarga, Rabu (5/2/2024). (foto:dok/Bastian)

Bengkulu, mediabengkulu.co – Dalam dunia pengelolaan data, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Bengkulu Meri Sasdi melalui Kepala Bidang Kearsipan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Bengkulu Sardi, SE, M.I.Kom, membuka tirai tentang pentingnya kearsipan, terutama di lingkungan Dinas Perpustakaan Provinsi Bengkulu.

Dalam wawancaranya, Sardi menyampaikan bagaimana proses pengelolaan arsip dilakukan dengan sistematis dan memperkenalkan inisiatif mereka dalam menjaga keberlanjutan arsip, bahkan melibatkan tokoh-tokoh dan peristiwa penting di Provinsi Bengkulu.

Ruangan BI Corner DPK Provinsi Bengkulu. (foto:dok/Bastian)

“Pengelolahan Arsip ini sistemnya kita terima dari OPD yang menyerahkan arsip kemudian kita buat berita acaranya, arsip yang dikumpulkan di kita itu ada arsip statis dan arsip dinamis,” jelas Sardi, saat diwawancarai Senin (5/2/2024).

Ia menegaskan bahwa proses tersebut mencakup pemilahan arsip yang memiliki nilai statis dan dinamis, serta pembuatan berita acara sebagai dokumentasi yang jelas.

Ruangan Bidang Pengelolaan dan Kearsipan. (foto:dok/Bastian)

Sardi juga memaparkan langkah-langkah konkret dalam pengelolaan arsip, termasuk penomoran dan penataan yang rapi.

“Arsip yang dikelola, kita berikan penomoran, setiap box ada penomorannya. Seperti nomor arsip, tahunnya berapa dibuat disitu sehingga memudahkan kita untuk mencari arsip ini sendiri,” ungkapnya.

Tak hanya berhenti pada dokumen tertulis, Sardi menyoroti pengarsipan foto-foto bersejarah, seperti gambar gubernur dan bupati pertama di kelola Bidang Kearsipan Dinas Perpustakaan Provinsi Bengkulu.

“Namun ada juga arsip yang masih banyak belum kita kumpul, tentunya hal ini menjadi tugas kami kedepan tentang pengarsipan beberapa tokoh di provinsi Bengkulu yang masih belum teragendakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Bengkulu ini,” tambahnya.

Gedung DPK Provinsi Bengkulu. (foto:dok/Bastian)

Dengan komitmen untuk terus mencari dan melengkapi data arsip, khususnya terkait dengan sejarah pemekaran kabupaten di Bengkulu, Sardi menggarisbawahi pentingnya kearsipan sebagai rujukan yang berharga.

Selain itu, Sardi menutup wawancaranya dengan memberikan perspektif lebih luas tentang bagaimana kearsipan ini menjadi bahan penelitian dan rujukan di berbagai lembaga pendidikan.

Kantor DPK Provinsi Bengkulu. (foto:dok/Bastian)

Sehingga, keberadaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Bengkulu tidak hanya menjadi penjaga sejarah, tetapi juga sumber ilmu dan informasi yang sangat berharga. (Adv/Bastian)