Kota Bengkulu, mediabengkulu.id – Suasana pelepasan calon jamaah haji terasa hangat. Bukan hanya seremoni, ada kepedulian nyata di sana.
Ratusan jamaah berkumpul di kawasan Pendopo Merah Putih. Mereka bersiap berangkat menuju Tanah Suci, Kamis (23/4/2026).
Sejak pukul 17.00 WIB, para jamaah lebih dulu menjalani pengecekan di masjid setempat. Setelah itu, mereka diarahkan ke lokasi pelepasan.
Sebanyak 367 jamaah resmi diberangkatkan, yang tergabung dalam kloter awal Bengkulu. Sebanyak 11 bus disiapkan untuk membawa rombongan ke Wisma Haji.
Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, melepas langsung keberangkatan itu bersama jajaran pejabat.
Di tengah kesibukan, ada pemandangan berbeda. Personel Polresta Bengkulu tidak hanya berjaga, mereka ikut membantu.
Koper-koper besar diangkat. Barang bawaan jamaah dipindahkan ke bus. Polisi tampak sigap, terutama membantu jamaah lansia.
“Kami tidak hanya fokus pengamanan. Kami juga ingin memberi pelayanan terbaik,” ujar IPTU Endang Sudrajat.
Ia menegaskan, membantu jamaah adalah bagian dari tugas kemanusiaan.
“Ini bentuk kepedulian kami, khususnya bagi jamaah yang membutuhkan bantuan,” tambahnya.
Pengamanan tetap berjalan ketat. Personel disebar di berbagai titik. Pengawalan juga dilakukan hingga rombongan tiba di tujuan.
“Semua kami siapkan agar proses berjalan aman dan tertib,” jelasnya.
Sinergi lintas instansi juga terlihat. Kementerian Agama dan pemerintah daerah ikut terlibat dalam kelancaran kegiatan.
Sekitar pukul 20.00 WIB, seluruh jamaah mulai diberangkatkan. Kegiatan berakhir satu jam kemudian dalam kondisi aman.
Selanjutnya, jamaah akan menuju embarkasi sebelum terbang ke Tanah Suci melalui Padang.
Di balik perjalanan suci itu, ada sentuhan kecil yang berarti. Kepedulian yang membuat perjalanan terasa lebih ringan. (**)
Polisi Turun Tangan, Koper Jamaah Ikut Diangkat






