Rombongan Pelajar Mendominasi Kunjungan ke DPK Provinsi Bengkulu pada Tahun Sebelumnya

Kabid Deposit Pengembangan Koleksi Pelestarian dan Layanan, Wardaniar saat diwawancarai di kantor DPK Provinsi Bengkulu, Rabu (31/1/2024). (foto:dok/81)

Bengkulu, Mediabengkulu.co – Kunjungan ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Bengkulu pada tahun sebelumnya menunjukkan kecenderungan mayoritas berasal dari rombongan pelajar, demikian disampaikan oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Bengkulu, H. Meri Sasdi, M.Pd., yang diwakili oleh Kabid Deposit Pengembangan Koleksi Pelestarian dan Layanan, Wardaniar.

Rombongan Pelajar TK yang berkunjung ke Perpustakaan Daerah. (foto:dok/81)

“Dari data yang kami amati, kunjungan ke Perpustakaan Daerah Provinsi Bengkulu pada tahun lalu menunjukkan ragam kalangan yang turut serta, mulai dari mahasiswa, pelajar, hingga masyarakat umum. Namun, yang menjadi mayoritas adalah kunjungan dalam bentuk rombongan, terutama dari siswa-siswi TK, PAUD, dan SD,” ungkap Wardaniar pada Rabu (31/01/2024).

Rombongan Pelajar TK yang berkunjung ke Perpustakaan Daerah. (foto:dok/81)

Wardaniar juga menambahkan bahwa kunjungan dari siswa-siswi TK, PAUD, dan SD tersebut memiliki tujuan tertentu, yakni menjadikan DPK Provinsi Bengkulu sebagai destinasi wisata belajar yang edukatif.

“Mereka datang dalam rombongan dengan harapan bahwa perpustakaan ini dapat menjadi tempat belajar yang tidak hanya menyenangkan tetapi juga memberikan pengalaman edukatif yang berharga bagi mereka,” jelasnya.

Rombongan Pelajar SD yang berkunjung ke Perpustakaan Daerah. (foto:dok/81)

Dengan adanya minat yang tinggi dari sekolah-sekolah untuk mengunjungi DPK Provinsi Bengkulu sebagai bagian dari kegiatan edukasi, diharapkan perpustakaan dapat terus menjadi pusat pengetahuan yang ramah bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya generasi muda.

Rombongan Pelajar TK yang berkunjung ke Perpustakaan Daerah. (foto:dok/81)

Hal ini juga memperlihatkan bahwa perpustakaan tidak hanya menjadi tempat untuk membaca, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran dan penelusuran ilmu yang menarik bagi anak-anak. (Adv/81)