CURUP, mediabengkulu – Rencana pemerintah Kabupaten Rejang Lebong, melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Rejang Lebong merealisasikan seragam sekolah gratis untuk belasan ribu pelajar SD maupun SMP baik negeri atau swasta masih menunggu peraturan bupati (Perbup) RL. Soalnya, kendati sudah tersedia dana Rp 3 miliar dalam APBD RL tahun 2022, namun masih perlu landasan hukum teknis pemberian seragam gratis tersebut. Demikian kata Kadis Dikbud RL Rezza Pahklevi, SH kepada media ini Rabu (16/2/2022) usai menghadiri serbuan vaksin Covid 19 di halaman Pemkab RL.
Lanjut Rezza, perlu masyarakat ketahui bahwa sesuai visi dan misi Bupati Syamsul dan Wakil Bupati Hendra akan memberikan seragam gratis kepada pelajar SDĀ maupun SMP di Rejang Lebong harus disambut baik. “Ini salah satu kepedulian bupati dan wakil bupati dalam bidang pendidikan,” tandas Rezza.
Namun demikian dengan anggaran Rp 3 miliar dimana Rp 1,5 miliar untuk seragam SD dan Rp 1,5 miliar untuk seragam SMP tentu masih dikaji secara cermat apakah nanti cukup untuk pembelian seragam atau hanya dasar pakaian saja. ” Kita maunya ya, seragam lengkap supaya orang tua tidak repot lagi mengeluarkan upah jahitnya. Itu salah satu yang akan diatur dalam Perbup nanti,” kata Rezza.
Rezza menegaskan anggaran Rp 3 miliar itu selain untuk pengadaan seragam siswa juga termasuk untuk tim ahlinya dan lain- lain.
Rezza berharap sebelum tahun ajaran baru nanti rencana pemberian seragam gratis itu bisa direalisasikan. ‘Kita usahakan ya, sebelum tahun ajaran baru sudah dibagikan,” demikian Rezza.
Di tempat terpisah Bambang, 44 warga Desa Air Meles Atas mengaku senang jika betul ada seragam gratis dari Pemkab RL. ” Anak aku kini ado di kelas 2 dan kelas 5 SD. Terimo kasih nian kalu diberi pakaian gratis tu. Jangan kasih dasar, kami kelak nak duit lagi untuk jahitnyo,” ujar Bambang yang sehari hari bertani sayur ini.(ISH)






