Seluma, mediabengkulu.co – Aksara ulu atau surat ulu merupakan naskah kuno warisan adat dari leluhur, ada banyak macam dari aksara ulu yang tersebar di Pulau Sumatera Bagian Selatan.
Seperti aksara ulu dari Provinsi Sumatera Selatan, Provinsi Lampung dan termasuk juga aksara ulu Suku Serawai yang mendiami Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu.
Bukti naskah kuno surat ulu itu benar-benar ada, terbukti dengan adanya dokumen tentang surat ulu yang tersimpan di perpustakaan nasional Jakarta.
Akan tetapi dengan semakin majunya perkembangan zaman membuat surat ulu terutama di Kabupaten Seluma sudah mulai dilupakan.
Untuk mengingatkan kembali tentang surat ulu, saat ini pemerintah Kabupaten Seluma melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan telah memasukan naskah kuno surat ulu.
Kedalam pembelajaran ekstrakurikuler untuk siswa siswi tingkat sekolah dasar maupun sekolah menengah pertama negeri, seperti di SD Negeri 156 Seluma.
Kepala Sekolah SD Negeri 156 Seluma, Ricke Leosita Utami, mengatakan kalau pihaknya rutin memberikan pembelajaran ekstrakurikuler tentang naskah surat ulu kepada peserta didiknya.
“Untuk saat ini baru diterapkan pada kegiatan ekstrakulikuler, belum masuk kedalam mata pelajaran,” ungkap Ricke, yang juga anggota Badan Musyawarah Adat Kabupaten Seluma, Jumat (17/5/2024).
Ricke mengaku bisa membaca dan memahani tulisan surat ulu belajar dari Prof. Sarwit dalam kegiatan penyusunan modul ajar revitalisasi bahasa daerah yang dilaksanakan oleh Kantor Bahasa Bengkulu.
Menurut Ricke, surat ulu tidak hanya memuat tentang sejarah dan kebudayaan namun juga berisi berbagai macam tentang kehidupan bahkan memuat tentang ratapan yang dituliskan di bilah bambu.
“Kedepannya kita berharap surat ulu ini bisa masuk kedalam kurikulum yaitu masuk kedalam mata pelajaran,” ucap dia.
Laporan : Alsoni Mukhtiar / Editor : Sony






