Rejang Lebong, mediabengkulu.co – Tiga warga yang sempat dinyatakan hilang setelah tersesat di dalam Hutan Taman Nasional Kerinci Seblat, Resort Rejang Lebong akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat.
Pada Senin, 5 Mei 2025, sekitar pukul 22.45 WIB, Kompol Thomson Sirait, Danyon A Sat Pelopor Brimobda Curup Bengkulu, memimpin apel konsolidasi untuk tim pencarian.
Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk Kepala BPBD Rejang Lebong. Camat Bermani Ulu Raya, serta perwakilan dari Polres, Basarnas, Polhut TNKS, dan masyarakat setempat.
“Kami sangat bersyukur bahwa ketiga warga ini ditemukan dalam keadaan selamat. Ini adalah hasil dari kerja keras tim gabungan yang telah melakukan pencarian,” kata Kasi Humas Kapolres Rejang Lebong, AKP Sinar Simanjuntak.
Tiga warga yang hilang tersebut adalah Yoyon Junaidi (49), Tantawi (52), dan Hadial Hermanto (52). Mereka dilaporkan hilang sejak Rabu, 23 April 2025, setelah berangkat untuk mencari ikan di Sungai Napal Melitang yang terletak di dalam hutan TNKS.
Setelah lebih dari dua minggu tanpa kabar, keluarga mereka melaporkan hilangnya ketiga warga tersebut. Tim gabungan mulai melakukan pencarian intensif pada Senin, 5 Mei 2025.
“Dengan perjalanan kaki sekitar 4 jam dari Desa Pal 7, tim berhasil menemukan ketiga warga tersebut dalam keadaan sehat namun kelelahan di sebuah pondok,” ungkap AKP Sinar Simanjuntak.
Sekitar pukul 21.30 WIB, ketiga warga tersebut dievakuasi kembali ke Desa Pal 7. Setelah tiba di desa, mereka langsung menjalani pemeriksaan kesehatan.
“Kami melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap ketiga warga ini, untuk memastikan kondisi mereka setelah lebih dari dua minggu di hutan,” tambah AKP Sinar Simanjuntak.
Ketiga korban kemudian dibawa ke Polsek Bermani Ulu untuk melakukan pemeriksaan terkait kronologi kejadian.
“Kami ingin mengetahui lebih lanjut bagaimana mereka bisa tersesat dan memastikan kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang,” tambah AKP Sinar Simanjuntak.
Sebagai informasi, ketiga warga tersebut berangkat untuk mencari ikan pada 23 April 2025 dan diduga tersesat setelah salah arah dalam perjalanan pulang.
“Mereka beristirahat di sebuah pondok, namun kesulitan menemukan jalan keluar karena medan yang sulit,” lanjut AKP Sinar Simanjuntak.
Setelah menjalani pemeriksaan medis, ketiga warga ini dapat kembali ke rumah mereka dengan kondisi sehat.
Laoran: Yurnal // Editor: Helen






