mediabengkulu.co – Kisah Kapolsek Ujung Loe, Iptu Rudi Adri Purwanto, mendadak viral. Warga pernah mengerjainya saat ulang tahun, lalu merayakannya bersama.
Aksinya yang dekat dengan masyarakat membuat pimpinan Polri ikut memberi apresiasi.
Dalam sesi berbagi pengalaman di hadapan peserta didik Sekolah Inspektur Polisi, Iptu Rudi, membeberkan tiga jurus yang ia pegang selama memimpin Polsek Ujung Loe.
Meski berlatar belakang reserse dan mengaku bukan sosok yang “humanis”, Iptu Rudi, membuktikan dirinya bisa diterima warga.
Berikut tiga hal yang ia lakukan:
1. Selalu Hadir di Depan Anggota
Setiap pagi pukul 07.30, Iptu Rudi memimpin apel. Ia memanfaatkan momen itu untuk menyapa, memotivasi, dan mengarahkan anggota agar bekerja profesional. Baginya, kehadiran pimpinan wajib terlihat.
2. Aktif Turun ke Masyarakat
Iptu Rudi memastikan hadir di setiap kegiatan masyarakat dan antar-instansi. Ia percaya kehadiran membangun kepercayaan.
Ia rajin ‘belanja masalah’, mendatangi warga, hingga ikut menangani kasus ODGJ bersama puskesmas dan dinas sosial.
“Kalau mau dipercaya, ya rajin berkunjung,” tegasnya.
3. Membina Anggota Tanpa Cuci Tangan
Baginya, kesalahan anggota adalah tanggung jawab pimpinan. Ia memilih membina dan mendampingi, bukan sekadar mengawasi.
Ia juga memberi contoh soal integritas, seperti tidak memakai mobil patroli untuk urusan pribadi.
“Mobil dinas untuk melayani masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo menyampaikan apresiasi kepada para perwira di wilayah yang menjadi garda terdepan pelayanan publik.
Ia menegaskan Polri terus memperkuat kualitas kepemimpinan lapangan agar semakin dekat dengan masyarakat.
“Polri butuh pemimpin yang halus dalam pendekatan sosial dan komunikasi, bukan hanya kuat secara taktis,” tutupnya. (**)






