Wakapolri Tinjau Bencana Aceh Tamiang, 100 Kendaraan dan 300 Personel Disiagakan Jelang Ramadhan

Wakapolri Tinjau Bencana Aceh Tamiang, 100 Kendaraan dan 300 Personel Disiagakan Jelang Ramadhan. (Foto: ist)

Aceh Tamiang, mediabengkulu.co – Wakil Kepala Kepolisian RI, Komjen Pol Dedi Prasetyo, turun langsung meninjau penanganan dampak bencana di Kabupaten Aceh Tamiang.

Polri bergerak cepat mempercepat pemulihan, terutama menjelang bulan suci Ramadhan.

Polri menyiapkan dukungan besar-besaran. Sebanyak 100 kendaraan operasional disiapkan untuk menunjang tugas personel di lapangan.

Saat ini, 20 kendaraan telah tersedia dan dua unit tambahan sudah masuk, sementara sisanya terus dipenuhi.

“Kami siapkan sekitar 100 kendaraan agar operasional anggota berjalan maksimal, khususnya menjelang Ramadhan,” ujar Komjen Pol Dedi Prasetyo, Sabtu (27/12/2025).

Selain kendaraan, Polri mempercepat pembukaan jalur logistik yang terdampak bencana.

Tujuh unit ekskavator, delapan kendaraan pendukung, dan empat truk logistik berisi sembako dikerahkan ke lokasi.

“Bantuan logistik ini untuk masyarakat terdampak dan juga untuk anggota yang bertugas di lapangan,” jelasnya.

Dari sisi personel, Polri mengerahkan kekuatan tambahan. Sebanyak 100 personel Brimob telah tiba, disusul 200 personel lainnya.

Total sekitar 300 personel Brimob akan disebar ke desa dan kecamatan sesuai kebutuhan.

Polri juga memprioritaskan pemenuhan kebutuhan dasar warga, terutama air bersih.

Hingga kini, 83 sumur bor telah beroperasi dari target hampir 100 unit. Sumur bor dibangun di rumah warga, tempat ibadah, lokasi pengungsian, hingga sekolah.

“Air bersih sangat penting. Anak-anak juga harus bisa kembali sekolah, itu prioritas kami,” tegas Wakapolri.

Selain itu, Polri melakukan pendataan kebutuhan perlengkapan personel yang akan disuplai dari Jakarta.

Untuk infrastruktur, Polri bersama Brimob dan instansi terkait mempercepat perbaikan dan pembangunan jembatan yang rusak akibat bencana.

“Apa yang bisa kami eksekusi langsung, akan segera kami laksanakan tanpa menunggu,” pungkas Komjen Pol Dedi Prasetyo.

Langkah cepat ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan Aceh Tamiang, memastikan distribusi bantuan berjalan lancar, serta mengembalikan aktivitas masyarakat secara bertahap. (**)