Rejang Lebong, mediabengkulu.co – Pemerintah tengah menggencarkan program cetak sawah nasional seluas 800 hektar di Desa Tanjung Gelang, Kabupaten Rejang Lebong.
Program ini tidak hanya menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Tetapi juga menjadi harapan baru bagi peningkatan kesejahteraan petani setempat.
Plt Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Rejang Lebong, Ahmad Syafriansya, mengatakan program ini merupakan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat.
Fokus utamanya adalah membuka lahan pertanian baru yang produktif. Sserta mengoptimalkan potensi pertanian daerah melalui sistem yang terstruktur dan terpantau.
“Pemilihan lokasi dilakukan dengan cermat, berdasarkan ketersediaan lahan, akses irigasi, dan kesiapan masyarakat. Tujuannya agar program ini berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata,” ujar Ahmad pada Minggu (4/5/2025).
Program yang sepenuhnya didanai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara ini, saat ini masih dalam tahap sosialisasi.
Proses perencanaannya melibatkan tim Survey, Investigasi, dan Desain dari Universitas Bengkulu, yang akan melakukan kajian teknis terhadap kondisi tanah dan potensi lahan.
“Dengan keterlibatan akademisi dari UNIB, kami optimistis perencanaan akan lebih matang dan efisien,” tambah Ahmad.
Tanaman utama yang direncanakan untuk ditanam di lahan baru ini adalah padi, namun tidak menutup kemungkinan ditanami komoditas lain yang sesuai dengan iklim dan struktur tanah lokal.
Program ini diharapkan dapat meningkatkan hasil panen, memperbaiki harga jual produk pertanian, serta membuka lapangan kerja baru bagi warga sekitar.
Meski begitu, tantangan tetap ada, mulai dari keterbatasan anggaran, kurangnya sumber daya manusia, hingga potensi gangguan hama dan penyakit tanaman.
Karena itu, partisipasi aktif masyarakat sangat diharapkan dalam setiap tahap pelaksanaan.
“Harapan kami, sawah baru ini mampu meningkatkan pendapatan petani, memperkuat ketersediaan beras, dan pada akhirnya, mendorong kesejahteraan masyarakat serta ketahanan pangan nasional,” pungkas Ahmad.
Laporan: Yurnal // Editor: Helen
800 Hektar Sawah Baru di Rejang Lebong: Dorong Ketahanan Pangan dan Sejahterakan Petani






