Usulan Tak Kunjung Realisasi, Warga Ilir Talo Inisiatif Perbaiki Sendiri

Masyarakat saat memperbaiki jalan (foto : istimewa)

Seluma, mediabengkulu.co – Usulan dari masyarakat Kecamatan Ilir Talo, Kabupaten Seluma, kepada pihak pemerintah untuk memperbaiki jalan tak kunjung realisasi sampai saat ini.

Karena belum ada tindak lanjut dari pihak pemerintah, akhirnya masyarakat Ilir Talo khusunya Desa Dusun Baru secara gotong royong perbaiki sendiri terhadap jalan yang rusak tersebut.

Link jalan yang rusak tersebut, diketahui tercatat sebagai aset Pemerintah Provinsi Bengkulu. Camat Ilir Talo, Zaiyadi Abdillah, turut membenarkan hal tersebut.

Zaiyadi menuturkan, puluhan warga Desa Dusun Baru  bersama pihak pemerintah desa dan kecamatan secara bergotong royong.

Melakukan perbaikan terhadap jalan yang rusak tersebut dengan cara menimbun jalan yang berlubang, dengan menggunakan bahan dan peralatan seadanya seperti cangkul dan sekop.

Perbaikan jalan yang rusak ini, kata Zaiyadi sudah pihaknya lakukan sejak dua minggu yang lalu hingga saat ini, Jumat (21/6) secara swadaya.

Jalan yang rusak tersebut jika musim hujan banyak genangan air karena jalan sudah banyak yang berlubang, serta saluran drainase sudah banyak yang rusak dan tersumbat.

Sedangkan jika musim panas tiba, jalan menjadi berdebu bahkan debu bertebangan sampai kepelataran rumah-rumah warga setempat.

“Terima kasih. Kepada warga Dusun Baru yang telah kerja bakti atau gotong royong dalam menimbun jalan provinsi ini,” kata Zaiyadi.

Pihaknya berharap kepada Pemerintah Provinsi Bengkulu dan anggota DPRD Provinsi Bengkulu Dapil VII Seluma agar dapat meninjau langsung ke lokasi jalan yang rusak tersebut.

“Kami berharap pihak pemerintah dan DPRD selaku wakil kami agar dapat menganggarkan perbaikan jalan Dusun Baru di tahun anggaran 2025,” harap Zaiyadi.

Zaiyadi mengatakan, sebelumnya Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah telah berjanji kepada masyarakat Kabupaten Seluma khusunya masyarakat Ilir Talo untuk melakukan perbaikan jalan, pada Pilkada 2020 lalu.

“Kami mengingatkan kembali kepada bapak gubernur untuk memenuhi janji, dalam pembangunan jalan lintas Dusun Baru menuju Pasar Talo sampai ke pesisir barat Desa Rawa Indah dan Pasar Seluma,” kata dia.

Zaiyadi juga mengajak kepada masyarakat Ilir Talo yang memiliki mobil truk untuk berjibaku menurunkan material batu koral untuk menimbun dalamnya lobang-lobang yang ada di jalan Dusun Baru.

Masih dikatakan Zaiyadi, setiap Musrenbang mulai dari tingkat desa, kecamatan, hingga Musrenbang kabupaten jalan tersebut menjadi usulan prioritas utama untuk diperbaiki.

“Akan tetapi waktu diajukan ke provinsi hilang terus anggarannya, di tahun 2024 ini informasinya mau dibangun tapi anggarannya tidak ada, jadi kami mohon dapat diperbaiki 2025 mendatang,” ungkap dia.

Laporan : Alsoni Mukhtiar // Editor : Sony