Lahan Sawah Capai 6.500 Hektare, Pemkab Seluma Usulkan Mesin Gabah Untuk Petani

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Seluma, Amri (foto: Soni/mediabengkulu.co)

Seluma, mediabengkulu.co – Kabar gembira untuk seluruh masyarakat Kabupaten Seluma khusuanya untuk para petani.

Pemerintah Kabupaten Seluma melalui Dinas Ketahanan Pangan telah mengusulkan mesin penggiling gabah ke pemerintah pusat.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Seluma, Amri, mengatakan proposal usulan mesin penggiling gabah tersbut pihaknya sampaikan langsung.

Kepada utusan khusus Presiden Republik Indonesia bidang kerjasama pengentasan kemiskinan dan ketahanan pangan, Muhamad Mardiono, saat kunjungan ke Seluma.

“Mesin penggiling gabah yang kita usulkan sebanyak tiga unit, nanti akan kita peruntukan kepada petani di wilayah Sukaraja, Seluma, dan Maras,” ungkap Amri, Selasa (2/7/2024).

Amri menuturkan, lahan sawah di Kabupaten Seluma saat ini mencapai 6.500 hektare, akan tetapi belum ada mesin penggiling gabah dari pemerintah untuk para petani.

Selama ini beras untuk kebutuhan masyarakat Seluma diambil dari luar, seperti Provinsi Lampung, dengan adanya mesin penggiling gabah nanti maka Seluma bisa mengolah gabah sendiri menjadi beras.

“Kalau kita bisa mengelola gabah sendiri, berarti kita tidak akan mengambil dari luar lagi, dan otomatis harga beras akan lebih murah,” ungkap Amri.

Selain mengusulkan mesin penggiling gabah, Dinas Ketahanan Pangan Seluma juga mengusulkan menambahan desa beragam, bergizi, seimbang, dan aman.

“Untuk saat ini desa B2SA, baru Desa Kungkai Baru Kecamatan Air Periukan, mangkanya kita usulkan untuk penambahan desa B2SA,” ucap Amri.

Untuk diketahui, pengembangan desa beragam, bergizi, seimbang, dan aman merupakan salah satu langkah konkrit yang dilakukan Badan Pangan Nasional.

Dalam upaya meningkatkan kualitas konsumsi pangan masyarakat guna mendukung pengentasan stunting secara nasional.

Laporan: Alsoni Mukhtiar // Editor: Sony