Seluma, mediabengkulu.co – Harga biji kopi kering di Kabupaten Seluma sempat tembus diangka Rp 70.000 per kilogramnya, hal ini pastinya membuat petani kopi sangat bahagia.
Wawi, salah seorang petani kopi di Desa Cawang, Kecamatan Lubuk Sandi, Kabupaten Seluma, mengatakan naikanya harga jual kopi ini merupakan berkah bagi petani kopi.
“Alhamdulilah. Tahun 2024 ini harganya naik, awal saya jual pernah Rp 70.000 lebih, namun saat ini telah turun menjadi Rp 68.000,” ungkap Wawi, Jumat (5/7/2024).
Namun dibalik itu, hasil yang didapat dimusim panen 2024 ini jauh menurun jika dibandingkan tahun 2023 lalu.
Wiwi menuturkan, dimusim panen tahun 2023 lalu, dirinya bisa menghasilkan hampir dua ton untuk tiga hektar kebun miliknya dengan harga jual saat itu Rp 20 ribuan.
Namun untuk kondisi saat ini, per hektare kebun miliknya hanya mendapat hasil setengah dari jumlah tersebut.
Dirinya berharap harga jual kopi ini tetap stabil untuk musim-musim panen mendatang.
Sehingga kesejahteraan para petani kopi khususnya di Kabupaten Seluma dapat meningkat.
“Kami harap pemerintah memperhatikan nasib kami, kami hanya minta pertahankan harga saat ini. Mudahan tahun depan, hasil melimpah dengan harga yang sama,” kata dia.
Laporan: Alsoni Mukhtiar // Editor: Sony






