Pemkab Rejang Lebong Tetap Fokus Bangun Infrastruktur di Tengah Efesiensi Anggaran

Bupati dan Wakil Bupati Rejang Lebong saat memberikan kata sambutan dalam acara ramah tamah dan buka puasa bersama/Ist

Rejang Lebong, mediabengkulu.co – Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong tetap berkomitmen memenuhi harapan masyarakat terkait pembangun infrastruktur prioritas, di tengah keterbatasan alokasi anggaran tahun 2025 akibat penerapan kebijakan efisiensi anggaran oleh pemerintah pusat.

Bupati Rejang Lebong, M. Fikri Thobari, mengatakan ada beberapa item pembangunan infrastruktur yang menjadi prioritas utama yang akan dikebut pada tahun 2025, diantaranya pembangunan infrastruktur jalan Sukowati, perbaikan drainase Kelurahan Talang Rimbo Baru, Dusun Curup serta Sukaraja dan penerangan jalan umum di kawasan perkotaan

“Ditengah kebijakan efisiensi anggaran pusat, keinginan masyarakat tetap kita perjuangkan. Seperti pembangunan infrastruktur jalan Sukowati. Kemudian komitmen kita membuat Kota Curup terang benderang dan komitmen kami menangani masalah banjir di Kelurahan Talang Rimbo Baru, Dusun Curup dan Sukaraja, yang Insya Allah akan kita laksanakan tahun ini (2025),” kata Fikri didampingi Wabup Rejang Lebong, Hendri praja saat memberikan kata sambutan pada acara ramah tamah dan buka puasa bersama bersama Bupati dan Wakil Bupati Rejang Lebong di Rumah Dinas Bupati, Minggu (2/2/2025).

Dalam kesempatan itu Bupati Fikri mengatakan, bukan hanya pembangunan infrastruktur dalam kota saja yang akan dikebut tahun 2025 ini. Pembangunan infrasruktur jalan di wilayah Lembak menjadi salah satu PR yang juga harus diprioritaskan, karena infrastruktur jalan sangat dibutuhkan sebagai penunjang kegiatan serta kelancaran kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat masyarakat wilayah itu

“Pembangunan infrastruktur jalan di wilayah Lembak akan menjadi salah satu PR kami. Karena infrastruktur jalan sangat dibutuhkan oleh masyarakat wilayah itu, selain untuk berlalu lalang, infrastruktur jalan sangat dibutuhkan sebagai penunjang kegiatan serta kelancaran kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat,” pungkas Fikri.

Laporan: Yurnal