Mediabengkulu.co – Menjaga pola makan sehat memang penuh tantangan, apalagi di tengah gaya hidup cepat dan pilihan makanan praktis yang menggoda. Tapi tenang, ada cara sederhana yang bisa kamu coba: diet 60-20-20.
Ahli gizi, dr. Nadya Putri, mengatakan bahwa diet ini menekankan keseimbangan tiga unsur penting dalam makanan.
“Konsepnya mudah, 60% kalori dari karbohidrat, 20% dari protein, dan 20% dari lemak sehat. Ini membantu tubuh tetap bertenaga tanpa kekurangan nutrisi,” jelas Nadya, Minggu (27/4/2025).
Pilih Karbohidrat Baik untuk Energi Tahan Lama
Karbohidrat memang menjadi penyumbang energi terbesar dalam diet ini. Namun, Nadya menekankan pentingnya memilih karbohidrat kompleks seperti beras merah, quinoa, oatmeal, atau ubi.
“Karbohidrat kompleks memberikan energi yang dilepaskan secara bertahap, sehingga kita tidak mudah lemas atau lapar,” tambahnya.
Sebaliknya, karbohidrat sederhana seperti nasi putih, roti putih, atau makanan manis sebaiknya dibatasi karena cepat meningkatkan gula darah dan bisa memicu masalah kesehatan.
Protein, Kunci Menjaga Massa Otot
Selain karbohidrat, tubuh juga butuh protein dalam jumlah cukup. Diet 60-20-20 menyarankan 20% kalori harian berasal dari sumber protein seperti ayam tanpa kulit, ikan, telur, tahu, tempe, atau kacang-kacangan.
“Protein tidak hanya penting untuk membangun otot, tapi juga membuat kita merasa kenyang lebih lama,” kata Nadya.
Ia juga menyarankan untuk menyebar konsumsi protein sepanjang hari, termasuk saat sarapan, agar energi tubuh lebih stabil.
Lemak Sehat, Nutrisi yang Tidak Boleh Dilupakan
Sering kali lemak disalahpahami sebagai penyebab kenaikan berat badan. Padahal, lemak sehat justru penting untuk fungsi tubuh, terutama dalam penyerapan vitamin dan menjaga keseimbangan hormon.
“Pastikan memilih lemak baik seperti dari alpukat, ikan salmon, kacang almond, dan minyak zaitun,” terang Nadya.
Sebaliknya, batasi konsumsi lemak jenuh yang biasanya banyak terdapat di makanan cepat saji dan gorengan.
Menurut Nadya, diet 60-20-20 sangat efektif jika dibarengi dengan pemilihan bahan makanan yang sehat dan konsistensi dalam menjalankannya.
“Jangan hanya fokus pada angka, tapi juga perhatikan kualitas makanan yang masuk ke tubuh,” tutupnya.
Dengan memahami komposisi yang tepat dan memilih makanan sehat, diet 60-20-20 bisa menjadi solusi praktis untuk hidup lebih seimbang dan bertenaga.
Sumber: FImela.com






