Seluma, mediabengkulu.co – Warga Desa Riak Siabun, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Seluma sempat dihebohkan dengan penemuan seorang manyat tanpa identitas di Sungai Arau Bintang, Kamis (15/5) sekitar pukul 05.00 WIB.
Kepala Desa Riak Siabun, Mustan, mengatakan mayat yang belum diketahui identitasnya tersebut berjenis kelamin laki-laki.
Mayat pertama kali ditemukan oleh Riski, seorang nelayan dari Kampung Bahari yang sedang memasang bubu kepiting di sekitar sungai Arau Bintang.
“Tadi subuh ditemukan oleh nelayan dari Kampung Bahari waktu pasang bubu kepiting. Dia yang pertama kali menemukan mayat itu,”ungkap Mustan.
Selanjutnya Riski langsung memberitahukan penemuan mayat tersebut kepada warga lainnya dan pemerintah desa setempat.
Kemudian tim gabungan dari pihak kepolisian dan Basarnas langsung melakukan evakuasi, dan membawa mayat ke Rumah Sakit Bhayangkara Bengkulu.
Adapun ciri-ciri mayat laki-laki yang ditemukan tersebut, diterangkan Kapolres Seluma, AKBP. Bonar Ricardo Pakpahan.
Korban diperkirakan berusia 45 tahun dan mengenakan pakaian baju koko muslim berwarna biru navy.
Saat ini pihaknya tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap indentitas dan penyebab kematian korban.
“Kita bersama Polda Bengkulu, dan Tim Inafis juga sudah kita kerahkan untuk membantu proses penyelidikan,” kata AKBP. Bonar Ricardo Pakpahan.
Kapolres juga meminta kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya untuk segera melapor supaya bisa melakukan pencocokan data.
Laporan: Alsoni Mukhtiar // Editor: Sony






