Polda Bengkulu Bongkar Jaringan Narkoba: 12 Tersangka Diciduk, Ratusan Gram Ganja dan Sabu Disita

konferensi pers Polda Bengkulu, Jumat (11/7/2025). (foto: Helen/mediabengkulu.co)

Bengkulu, mediabengkulu.co – Direktorat Reserse Narkoba Polda Bengkulu kembali menorehkan prestasi dalam pemberantasan narkotika.

Lewat Operasi Antik Nala 2025 yang digelar sejak 19 Juni hingga 3 Juli, sebanyak 12 tersangka berhasil diamankan bersama barang bukti narkoba dalam jumlah signifikan.

Dalam konferensi pers, Jumat (11/7/2025), Kanit I Ditresnarkoba, Kompol David Tampubolon, mengungkap dari operasi tersebut, pihaknya menyita sabu seberat 20,14 gram dan ganja mencapai 1.930,28 gram.

“Seluruh barang bukti akan dimusnahkan pada Senin mendatang. Sebagian kecil kami sisakan untuk kepentingan pembuktian di persidangan,” jelas David.

Tangkap Residivis, Bongkar Jaringan Lintas Wilayah

Para tersangka ditangkap di berbagai wilayah, termasuk Rejang Lebong, Bengkulu Selatan, dan Kota Bengkulu. Sebagian dari mereka diketahui merupakan residivis dalam kasus yang sama.

Berikut beberapa nama dan lokasi penangkapan:

  • MNA (21) dan IW (27) di Rejang Lebong, membawa sabu. IW tercatat sebagai residivis.
  • HY (25), nelayan dari Kampung Bahari, diamankan dengan sabu. Juga merupakan residivis.
  • Jack (37) dan HRN (31) di Muara Bangkahulu, keduanya membawa sabu.
  • MP (34) dan IR (31) dari Curup, ditangkap dengan sabu. IR adalah residivis.
  • NR (44) dari Kampung Melayu, pekerja konstruksi, ditangkap dengan sabu. Ia juga residivis.
  • BH (56) dan CS (32) dari Kota Bengkulu ditangkap dengan ganja.
  • DA (44) dari Bengkulu Selatan dan JA (40) dari Kelurahan Keluru juga diamankan dengan sabu.

Polisi Tegas: Tidak Ada Toleransi bagi Pengedar

Kompol David menegaskan, pihaknya akan terus menggencarkan operasi serupa untuk menekan angka peredaran narkoba di Bengkulu.

“Ini bukti bahwa kami serius. Perang terhadap narkoba tidak bisa dilakukan setengah hati. Kami butuh peran aktif masyarakat dalam memberikan informasi,” tegasnya.

Langkah Strategis Jangka Panjang

Operasi Antik Nala akan terus digelar secara berkala sebagai bagian dari strategi jangka panjang Polda Bengkulu untuk membersihkan daerah dari jaringan narkotika.

Dengan pengungkapan ini, Polda Bengkulu berharap tercipta lingkungan yang lebih aman dan sehat, bebas dari bahaya narkoba. (hln)