Bantah Isu Gaji Minim, Helmi: Honorer R4 Digaji Rp1 Juta dan Siap Diangkat PPPK

Bantah Isu Gaji Minim, Honorer R4 Digaji Rp1 Juta dan Siap Diangkat PPPK. (foto: ist)

Bengkulu, mediabengkulu.co – Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, menegaskan tenaga honorer kategori R4 di Provinsi Bengkulu menerima gaji sebesar Rp1 juta per bulan.

Helmi, membantah kabar yang menyebutkan gaji honorer R4 di bawah angka tersebut.

“Di masa kepemimpinan saya dan Pak Mian, honorer R4 diberikan gaji Rp1 juta per bulan. Jadi kalau ada cerita gaji kurang dari itu, tidak benar,” ujar Helmi pada Kamis (21/8/2025).

Terkait pengangkatan honorer R4 menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja, Helmi menyatakan, usulan pengangkatan telah ditandatangani, namun keputusan akhir berada di tangan pemerintah pusat.

“Usulan R4 sudah saya tandatangani. Tapi selama belum ada sinyal dari pusat, kita belum bisa menindaklanjuti. Jika izin keluar, Pemprov Bengkulu siap langsung bergerak,” ungkap Helmi.

Polemik soal gaji honorer mencuat usai pernyataan seorang guru honorer, Rerisa, viral dalam Rapat Dengar Pendapat Umum bersama Komisi X DPR RI.

Rerisa mengaku hanya menerima Rp30 ribu per jam selama 18 jam, atau jauh di bawah standar.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur Bengkulu Mian, menyebut pernyataan itu tidak mencerminkan kondisi sebenarnya dan meminta klarifikasi dari yang bersangkutan.

“Penghasilan Rp30 ribu dikali 18 jam itu tidak fair. Pemprov membayar Rp1 juta per bulan. Saya minta Kadisdikbud dan Inspektorat memanggil guru tersebut untuk klarifikasi,” tegas Mian.

Sementara itu, Kepala Inspektorat Provinsi Bengkulu, Heru Susanto, memastikan klarifikasi telah dilakukan.

Heru menyatakan, pernyataan Rerisa tidak mewakili kondisi tenaga honorer R4 di Bengkulu.

“Pernyataan itu tidak menggambarkan kondisi di Bengkulu. Guru honorer yang masuk database menerima insentif Rp1 juta. Jangan sampai informasi keliru tersebar,” kata Heru. (mc)