Rejang Lebong, mediabengkulu.co – Pertemuan antara Bupati Rejang Lebong, HM Fikri Thobari, Plt Dirjen Lahan dan Irigasi Kementerian Pertanian Hermanto, serta Plt Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Provinsi Bengkulu Rosmala Dewi, menjadi momentum strategis dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
Pertemuan yang berlangsung di rumah dinas bupati tersebut, membahas percepatan program cetak sawah baru, Minggu (24/8/2025).
Dalam pertemuan itu, Hermanto mengungkapkan, Rejang Lebong telah mendapatkan alokasi lahan cetak sawah baru seluas 1.075 hektare. Namun, potensi yang dimiliki dinilai masih lebih besar.

“Potensi lahan mencapai 2.500 hektare lebih. Kami minta segera diusulkan tambahan, agar bisa diproses tahun ini,” ujar Hermanto.
Bupati Fikri Thobari, menegaskan komitmennya bersama Wakil Bupati Hendri Praja dalam mendorong sektor pertanian di daerah.
“Visi kami sejalan dengan Presiden. Banyak tantangan, tetapi kami akan bersungguh-sungguh,” tegas Fikri.

Senada, Rosmala Dewi menyatakan, kesiapan Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk memberikan dukungan teknis guna mengembalikan Rejang Lebong sebagai lumbung padi.
Pertemuan ini turut dihadiri Plt Kepala Dinas Pertanian Rejang Lebong Achmad Syafriansyah, S.P., Dandim 0409 Letkol Arh Erfan Yuli Saputro, Asisten I Setdakab Pranoto, dan Ketua DPRD Rejang Lebong Juliansyah Yayan.
Kehadiran para pejabat lintas sektor ini menegaskan dukungan penuh terhadap program cetak sawah baru.
Pertemuan tersebut, menghasilkan komitmen bersama untuk menjadikan Rejang Lebong sebagai salah satu motor penggerak ketahanan pangan nasional melalui percepatan perluasan lahan pertanian. (Yurnal)






