Kota Bengkulu, mediabengkulu.co – Peristiwa mengejutkan menimpa dua remaja putri, Chika dan Bela (15), saat mereka dibuntuti oleh dua pria yang mengaku sebagai debt collector di kawasan BIM Bengkulu, Sabtu siang (27/9), sekitar pukul 11.00 WIB.
Keduanya yang berboncengan motor mengaku merasa diteror sejak keluar dari kawasan BIM. Dua pria tak dikenal terus mengikuti mereka hingga ke SPBU, bahkan sambil berteriak menyuruh mereka berhenti.
“Kami ketakutan, mereka teriak-teriak terus. Kami langsung rekam pakai HP,” ujar Chika, saat menceritakan ulang kejadian yang mereka alami.
Situasi semakin mencekam ketika aksi kejar-kejaran terus berlanjut hingga ke arah Pantai Pasir Putih. Beruntung, keduanya bertemu dengan mobil patroli polisi yang sedang melintas, hingga para pria itu akhirnya mundur.
“Kami bilang aja, kalau mau urusan, ayo ke kantor polisi. Eh, mereka langsung kabur,” tambah Bela.
Chika juga menegaskan bahwa sepeda motor yang mereka gunakan bukanlah motor kredit bermasalah. “Motor kami la lunas, surat-surat lengkap,” tegasnya.
Kasus ini kini viral di media sosial dan memicu reaksi warga Bengkulu. Masyarakat mendesak aparat kepolisian turun tangan mengusut tuntas dugaan intimidasi ini.
“Jangan sampai aksi semacam ini dibiarkan. Anak-anak dan perempuan harus merasa aman di jalan,” kata seorang warga yang ikut mengecam tindakan para pria misterius itu.
Kasus ini telah menjadi sorotan dan menambah daftar kekhawatiran publik soal maraknya aksi berkedok debt collector. (**)
Dua Remaja Putri Dikejar Diduga Debt Collector di Bengkulu, “Motor Kami Sudah Lunas!”






