Bengkulu, mediabengkulu.co – Polda Bengkulu menggelar Apel Kesiapsiagaan Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi secara serentak dari tingkat Mabes Polri hingga Polres jajaran.
Kegiatan berlangsung di Lapangan Anton Soejarwo, Mapolda Bengkulu, Selasa (4/11/2025) pukul 08.00 WIB.
Apel dipimpin Kapolda Bengkulu Irjen Pol Mardiyono, dan dihadiri sejumlah pejabat penting, di antaranya Plt. Sekda Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, Ketua DPRD Provinsi Bengkulu, Sumardi, Dandrem 041/Gamas Brigjen TNI Jatmiko Aryanto, serta unsur Forkopimda dan instansi terkait lainnya.
Susunan pasukan terdiri dari gabungan TNI, Polri, Damkar, Basarnas, Satpol PP, dan unsur relawan.
Kegiatan berlangsung tertib dengan rangkaian pemeriksaan pasukan, sambutan, doa bersama, dan foto bersama.
Kapolda Bengkulu Irjen Pol Mardiyono, menegaskan pentingnya kesiapan seluruh personel dalam menghadapi potensi bencana di wilayah Bengkulu.
“Pelatihan dan kesiapsiagaan sangat penting untuk meminimalisir korban. Kita harus tahu cara mengevakuasi, menyiapkan sarana, dan menentukan titik aman,” tegas Kapolda.
Ia mengingatkan bahwa Bengkulu memiliki potensi bencana tinggi, terutama saat musim penghujan.
Ancaman banjir, angin kencang, pohon tumbang, gempa, dan kebakaran harus diantisipasi sejak dini.
“Kesadaran masyarakat menjadi kunci. Jangan buang sampah sembarangan dan jaga kebersihan lingkungan. Hal kecil, tapi berdampak besar dalam mencegah bencana,” ujarnya.
Kapolda juga menekankan pentingnya perlindungan terhadap kelompok rentan seperti ibu dan anak, serta perlunya edukasi dan sosialisasi mitigasi bencana secara masif.
“Bencana adalah urusan kemanusiaan. Semua pihak harus aktif dan menjadi pelopor keselamatan,” tambahnya.
Melalui apel ini, Polda Bengkulu dan seluruh pemangku kepentingan berkomitmen memperkuat koordinasi, kesiapan, dan kepedulian terhadap keselamatan masyarakat.
“Kami ingin Bengkulu menjadi daerah yang tangguh dan sigap menghadapi bencana,” tutup Kapolda Mardiyono. (hln)






