Kuala Simpang, mediabengkulu.co – Kapolda Aceh, Irjen Pol Marzuki Ali Basyah, menunjukkan kepemimpinan sigap dan humanis saat banjir besar melanda Aceh Tamiang.
Ia bersama Pejabat Utama Polda Aceh menempuh perjalanan darat lima hari, melewati jalan terputus, banjir deras, dan jalur berlumpur demi mencapai wilayah terdampak.
Beberapa ruas jalan berubah menjadi sungai berarus kuat. Di titik tertentu, rombongan harus menyeberang menggunakan perahu.
Meski penuh risiko, Kapolda tetap melaju untuk memastikan penanganan bencana berjalan cepat, menyeluruh, dan aman bagi warga maupun personel Kepolisian.
“Saya harus tiba di Tamiang. Saya ingin melihat langsung kondisi saudara-saudara kita dan mengecek kesiapan personel agar penanganan berlangsung cepat dan terkoordinasi,” tegasnya, Selasa (2/12/2025).
Sesampainya di lokasi, Kapolda langsung mengeluarkan instruksi darurat. Ia memerintahkan percepatan evakuasi warga, terutama lansia, anak-anak, perempuan, dan kelompok rentan.
Kapolda juga meminta pendataan kerusakan dan kebutuhan logistik dipercepat agar bantuan segera tersalurkan tanpa hambatan.
“Setiap warga harus mendapat perlindungan dan bantuan. Tidak boleh ada yang terabaikan,” ujarnya, saat meninjau lokasi bersama Bupati Aceh Tamiang Armia Pahmi dan Kapolres AKBP Muliadi.
Dari hasil peninjauan, 90 persen wilayah Aceh Tamiang terendam banjir. Aktivitas sosial dan ekonomi lumpuh. Kantor pemerintahan, Kodim, dan Polres juga ikut terdampak.
Melihat skala bencana yang luas, Kapolda segera mengajukan bantuan tambahan ke Mabes Polri.
Ia meminta pengerahan pasukan recovery dan helikopter angkut untuk mempercepat pengiriman logistik ke daerah yang terisolasi.
“Seluruh aktivitas ekonomi berhenti. Banyak wilayah terputus. Kita butuh dukungan pusat agar penanganan bisa dipercepat. Fokus kita satu: menyelamatkan masyarakat,” tegasnya.
Kapolda memastikan Polri berada di garis depan bersama pemerintah daerah dan TNI untuk memulihkan Aceh Tamiang dari bencana besar ini. (**)
Kapolda Aceh Tembus Lumpur dan Banjir ke Tamiang, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi






