Peringati Hari Ibu, PLK dan GOW Seluma Gelar Lomba Rebana

Ketua GOW Seluma menyerahkan hadiah kepada pemenang lomba. (foto: PLK Seluma)

Seluma, mediabengkulu.co – Dalam rangka memperingati Hari Ibu tahun 2025, Paguyuban Lembur Kuring dan Gabungan Organisasi Wanita Kabupaten Seluma menggelar Festifal Seni Rebana atau Lomba Qosidah.

Lomba yang dilaksanakan kemarin (13/12) di Aula Islamic Center dan di ikuti oleh 14 group rebana se-Kabupaten Seluma.

Para peserta memperebutkan hadiah berupa uang pembinaan, piala dan juga piagam penghargaan serta hadiah hiburan dari Ketua GOW Kabupaten Seluma.

“Dengan mengucap Bismillah, acara Festifal Seni Rebana atau Lomba Qosidah kita buka,” kata Dwi Helida Gustianto, Ketua GOW Kabupaten Seluma.

“Semoga dengan acara ini menambah dan memperkuat tali silaturahim antar anggota atau group rebana se-Kabupaten Seluma,” tambah Dwi Helida Gustianto, yang juga istri Wakil Bupati Seluma.

Turut hadir dalam acara ini Ketua PLK Kabupaten Seluma Syawaluddin, Ketua MUI Kabupaten Seluma Nodi Herawansyah, perwakilan Camat Seluma dan Lurah Pasar Tais.

Dalam lomba ini, panitia menyiapkan 3 orang dewan juri yang konpeten dibidangnya.

“Tiga juri yang kompeten tersebut adalah 1 orang perwakilan dari PLK Seluma yakni Ustadz Marwan yang juga Imam Masjid Baitul Falihin,” ungkap Farida Arianti, Ketua Panitia Lomba.

“Kemudian Ibu Marwah perwakilan dari GOW Kabupaten Seluma dan satu lagi didatangkan dari Provinsi Bengkulu yakni Ibu Sisih Kurniasih perwakilan dari PLK Provinsi Bengkulu,” sambung Farida Arianti.

Sementara Ketua PLK Kabupaten Seluma, Syawaluddin, dalam sambutannya menyampaikan kalau kegiatan ini baru pertama kali dilaksanakan.

Setelah pembentukan kepengurusan baru periode 2025-2030, dan dilantik langsung oleh Wakil Bupati Seluma, Gustianto, pada bulan September lalu.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan keberadaan warga Sunda di Kabupaten Seluma melalui wadah Paguyuban Lembur Kuring.

“Namun yang pasti, lomba ini untuk menambah dan mempererat tali silaturahim,” sampai Syawaluddin.

Dalam lomba rebana ini, ada tiga kategori penilaian yakni pukulan atau tabuhan, adab atau penampilan nada juga vocal dalam bernyanyi.

Selama pelaksanaan, dewan juri dibuat kagum dan sulit untuk menentukan siapa pemenangnya.

Namun karena setiap lomba ada yang menang dan kalah, ketiga dewan juri juga memiliki kriteria penilaian masing-masing bagi peserta lomba yang tampil.

“Terus terang kami dewan juri bertiga ini bingung, namun karena kami memiliki nilai masing-masing dan nilainya kami gabungkan. Maka pemenangnya berdasarkan jumlah penilaian. Saya tidak ada yang kenal dengan ibu-ibu group rebana yang ada di Kabupaten Seluma ini,” terang Sisih, Ketua Dewan Juri.

Berikut pemenang Festifal Seni Rebana 2025:

1. Juara 1 Nomor urut 13 dengan nilai 975 dari Miftahul Janah, Lubuk Lintang dengan uang pembinaan Rp. 1.500.000.

2. Juara 2 Nomor urut 17 dengan nilai 910 dari MT. Al Iman, Lubuk Kebur dengan uang pembinaan Rp. 1.250.000.

3. Juara 3 Nomor urut 16 dengan nilai 895 dari Al Falah, Padang Cekur uang pembinaan Rp. 750.000.

4. Juara Harapan 1 Nomor urut 14 dengan nilai 890 dari Al Falah Harapan Mulya uang pembinaan Rp. 200.000.

5. Juara Harapan 2 Nomor urut 12 dengan nilai 875 dari Nurul Iman, Penago 2 uang pembinaan Rp. 150.000.

6. Juara Harapan 3 Nomor urut 10 dengan nilai 830 dari Al Amin, Bunut Tinggi uang pembinaan Rp. 100.000. (Rilis)

Editor: Sony