Pemerintah Siapkan Paket Ekonomi 2026, Fokus Jaga Daya Beli dan Dorong UMKM

Pemerintah Siapkan Paket Ekonomi 2026, Fokus Jaga Daya Beli dan Dorong UMKM. (Foto: ist)

Jakarta, mediabengkulu.co – Pemerintah menyiapkan Paket Ekonomi 2026 untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional dan mendorong pertumbuhan berkelanjutan.

Kebijakan ini difokuskan pada penguatan daya beli masyarakat serta kepastian usaha, terutama bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Salah satu kebijakan utama dalam paket tersebut ialah kelanjutan insentif Pajak Penghasilan (PPh) final 0,5 persen bagi UMKM.

Insentif ini dinilai mampu memperluas ruang usaha, meningkatkan produksi, dan membuka lapangan kerja.

Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Haryo Limanseto, mengatakan pemerintah tengah mematangkan regulasi dan dukungan anggaran agar stimulus ekonomi berjalan berkelanjutan.

“Pemerintah menyiapkan kelanjutan paket ekonomi, termasuk program magang nasional dan kepastian insentif PPh final 0,5 persen bagi UMKM hingga 2029,” ujar Haryo.

Pemerintah juga menetapkan skema pemanfaatan insentif PPh final UMKM secara jelas dan terukur melalui Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2022.

Aturan ini memberi kepastian hukum sekaligus kemudahan berusaha bagi UMKM.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan insentif tersebut menjadi bentuk keberpihakan pemerintah kepada usaha rakyat.

“Pajak final UMKM 0,5 persen kami lanjutkan hingga 2029. Kepastian ini penting agar pelaku usaha dapat merencanakan pengembangan bisnis dengan lebih percaya diri,” kata Airlangga.

Airlangga menambahkan, fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat. Inflasi terkendali, pasar keuangan stabil, dan sektor riil terus tumbuh.

Kondisi ini menopang target pertumbuhan ekonomi sekitar 5,4 persen pada 2026.

Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut kebijakan fiskal dijalankan secara disiplin dan kredibel.

“Stimulus ekonomi disalurkan secara terukur untuk menjaga daya beli, mendukung UMKM, dan memperkuat sektor strategis,” ujarnya.

Melalui Paket Ekonomi 2026, pemerintah optimistis mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. (**)