Reses DPRD Rejang Lebong, Warga Soroti Banjir, BPJS dan Dana Desa

DPRD Rejang Lebong gelar reses di Desa Air Meles Bawah, Curup Timur
Anggota DPRD Rejang Lebong Dapil IV menggelar reses masa sidang I tahun 2026 di Kantor Desa Air Meles Bawah, Kecamatan Curup Timur, Minggu (25/1/2026). (foto: ist)

Rejang Lebong, media bengkulu – Anggota DPRD Rejang Lebong Dapil IV menggelar reses masa sidang I tahun 2026 di Kantor Desa Air Meles Bawah, Kecamatan Curup Timur, Minggu (25/1/2026).

Kegiatan ini menyerap aspirasi warga terkait pembangunan dan layanan publik.

Wakil Ketua I DPRD Rejang Lebong, Pera Hariyani, menegaskan reses menjadi sarana masyarakat menyampaikan keluhan dan kebutuhan daerah.

“DPRD menjalankan fungsi pengawasan. Kami memastikan program OPD benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” kata Pera.

Warga mengusulkan rehabilitasi Kantor Kecamatan Curup Timur, pembangunan Mini Soccer, serta penanggulangan banjir di sejumlah titik rawan.

Camat Curup Timur, Helvin Elkarido, juga mengusulkan pembangunan drainase di Dusun II Desa Air Meles Bawah dan pemasangan lampu jalan desa.

Ketua Komisi III DPRD Rejang Lebong, Rizal Tahsin, menyatakan pihaknya akan mengupayakan usulan prioritas masuk dalam program 2026.

“Drainase dan lampu jalan akan kami dorong agar segera diakomodir,” ujarnya.

Selain infrastruktur, warga mengeluhkan BPJS Kesehatan nonaktif.

Kepala Dinas Kesehatan Rejang Lebong, Asep, menjelaskan penonaktifan terjadi karena keterbatasan anggaran.

“Jika pasien membutuhkan perawatan, kepesertaan BPJS tetap bisa diaktifkan kembali,” tegasnya.

Kepala Desa Air Meles Bawah, Projo, menyoroti dampak efisiensi anggaran yang berimbas pada Dana Desa.

“Anggaran berkurang, sehingga pembangunan harus disesuaikan,” katanya.

Anggota DPRD Rejang Lebong berkomitmen menindaklanjuti aspirasi yang dinilai prioritas.

Reses dihadiri OPD terkait, Camat Curup Timur, dan puluhan warga. (Yurnal)