Jakarta, mediabengkulu – Pemerintah mempercepat pembentukan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) untuk mendorong kemandirian ekonomi desa.
Program ini menjadi salah satu strategi penguatan ekonomi rakyat berbasis desa dan kelurahan.
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menargetkan 30.000 KDMP siap diluncurkan dan beroperasi pada April 2026.
“Pada Maret–April 2026 kami harapkan 20.000 sampai 30.000 Koperasi Desa Merah Putih sudah siap beroperasi,” kata Zulkifli, Senin (2/2/2026).
Pusat Distribusi Desa
Zulkifli menegaskan KDMP tidak hanya berfungsi sebagai koperasi simpan pinjam.
Koperasi ini akan menjadi pusat distribusi hasil pertanian dan produk usaha rakyat.
KDMP memudahkan UMKM desa menyalurkan produknya ke pasar lokal. Kebutuhan pokok juga dihadirkan lebih dekat ke masyarakat.
“Koperasi Desa Merah Putih akan menjadi pusat distribusi hasil pertanian dan produk usaha rakyat,” ujarnya.
KDMP akan terintegrasi dengan berbagai program pemerintah. Fokusnya mencakup penguatan rantai pasok pangan dan stabilitas harga di tingkat desa.
Bansos Didorong Jadi Produktif
Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, menyebut kebijakan bantuan sosial mulai 2026 diarahkan pada kemandirian ekonomi keluarga penerima manfaat (KPM).
Pemerintah mendorong KPM terlibat langsung dalam usaha produktif melalui Kopdeskel Merah Putih.
“Kami ingin keluarga penerima manfaat tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga terlibat dalam kegiatan usaha,” kata Gus Ipul.
KPM akan difasilitasi memasarkan produk melalui koperasi. Mereka juga dapat memenuhi kebutuhan pokok di jaringan KDMP.
“Mereka tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga pemilik usaha koperasi,” ujarnya.
Peluang Pendapatan Baru
Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, menilai kebijakan ini membuka peluang peningkatan pendapatan keluarga desa.
“Penerima bansos kini bisa terlibat langsung dalam usaha dan mendapatkan sisa hasil usaha koperasi,” kata Ferry.
Melalui KDMP, pemerintah berharap ekonomi desa tumbuh mandiri, inklusif, dan berkelanjutan.
Program ini juga memperkuat peran koperasi sebagai tulang punggung ekonomi rakyat. (**)
Koperasi Merah Putih Dipercepat






