Jakarta, mediabengkulu.id – Satgas Preventif Operasi Ketupat 2026 bergerak cepat memantau arus mudik dan kesiapan pengamanan di sejumlah titik strategis, Rabu (18/3/2026).
Hasilnya, arus lalu lintas dan situasi keamanan terpantau aman dan terkendali.
Pemantauan diawali di Command Center KM 29. Petugas memonitor langsung kondisi lalu lintas di jalur Jakarta–Cikampek hingga KM 263.
Rekayasa lalu lintas sistem one way, dinilai berjalan efektif dan mampu menjaga kelancaran arus kendaraan.
Satgas kemudian mengecek Pos Pengamanan (Pospam) dan Pos Pelayanan di kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII).
Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kesiapan personel serta kelengkapan fasilitas dalam melayani pemudik.
Selanjutnya, petugas meninjau Pospam Terminal Kampung Rambutan. Di lokasi ini, aktivitas penumpang dan operasional terminal dipantau langsung.
Hasilnya, situasi terminal tetap aman dan kondusif tanpa gangguan kamtibmas.
Tercatat sebanyak 3.000 penumpang diberangkatkan dalam satu hari, menjadikan Kampung Rambutan sebagai salah satu titik dengan volume tertinggi pada arus mudik tahun ini.
Selain itu, sebanyak 83 armada bus diberangkatkan menuju berbagai daerah di Pulau Jawa dan Sumatra.
Lonjakan ini menunjukkan mobilitas masyarakat yang terus meningkat menjelang puncak mudik.
Polri mengimbau masyarakat untuk tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan. Pengendara diminta mematuhi aturan lalu lintas dan memanfaatkan pos pelayanan yang tersedia.
Dengan pengawasan ketat dan kesiapan petugas di lapangan, Operasi Ketupat 2026 diharapkan mampu menghadirkan mudik yang aman, lancar, dan nyaman bagi seluruh masyarakat. (**)
Satgas Ketupat 2026 Pantau Arus Mudik, 3.000 Penumpang Berangkat dari Kampung Rambutan






