Medan, mediabengkulu.id – Ketua DPD RI, Sultan Baktiar Najamudin, menegaskan kebangkitan peradaban Melayu tengah berlangsung.
Hal itu ia sampaikan saat menghadiri Halal Bihalal Ikatan Sarjana Melayu Indonesia (ISMI) di Medan, Minggu (12/4/2026).
Sultan menilai, kekuatan intelektual Melayu lintas generasi mulai menunjukkan soliditas yang nyata. Ia menyebut momentum ini sebagai sinyal positif bagi masa depan.
“Kita merasakan keharmonisan dan kekompakan intelektual Melayu lintas generasi. Ini pertanda era kebangkitan Melayu,” ujarnya disambut tepuk tangan peserta.
Menurut Sultan, Melayu memiliki sejarah panjang dalam membangun sumber daya manusia.
Peradaban ini dinilai berkontribusi besar bagi Indonesia, terutama melalui bahasa yang mempersatukan bangsa.
“Melayu dikenal lentur, rasional, egaliter, dan penuh hikmah dalam berkomunikasi. Ini kekuatan besar dalam menjaga persatuan,” katanya.
Ia juga menekankan makna Halal Bihalal sebagai simbol persatuan di tengah tantangan global, mulai dari geopolitik hingga krisis iklim yang berdampak sosial.
“Momentum ini memperkuat kesepahaman dalam keberagaman. Kita butuh persatuan menghadapi tantangan dunia,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Pembina ISMI, Tun Rahmat Syah, mendorong konsolidasi besar-besaran komunitas Melayu.
“Kami ingin seluruh elemen Melayu bersatu dan memberi kontribusi nyata bagi Indonesia,” ujarnya.
Ia menambahkan, ke depan kegiatan Halal Bihalal ISMI akan digelar lebih besar dengan melibatkan jaringan Melayu nasional dan internasional.
Acara ini dihadiri Wakil Gubernur Sumatera Utara, Ketua DPRD Sumut, sejumlah kepala daerah, senator DPD RI, serta tokoh dan keturunan kesultanan Melayu.
Momentum ini mempertegas peran strategis Melayu dalam memperkuat identitas, persatuan, dan kontribusi bagi pembangunan nasional di tengah dinamika global.
Sumber: Humas DPD RI // Editor: Helen
Sultan: Ini Era Kebangkitan Melayu






