UHC Tercapai, Bengkulu Kejar Peserta JKN Tetap Aktif

Kegiatan rekonsiliasi BPJS Kesehatan Provinsi Bengkulu bersama pemerintah daerah tahun 2026
Pemprov Bengkulu bersama BPJS Kesehatan menggelar rekonsiliasi iuran dan data peserta untuk menjaga capaian UHC tetap optimal. (foto: ist)

Bengkulu, mediabengkulu.id – Capaian kesehatan di Provinsi Bengkulu patut dicatat. Hingga 2026, seluruh penduduk telah terdaftar dalam program BPJS Kesehatan. Namun, pekerjaan belum selesai. Pemerintah kini fokus menjaga keaktifan peserta.

Data terbaru mencatat, dari total 2,15 juta peserta, sekitar 85,6 persen masih aktif. Sisanya perlu didorong agar kembali memanfaatkan layanan jaminan kesehatan.

Komitmen itu ditegaskan dalam kegiatan rekonsiliasi iuran dan data peserta yang digelar bersama pemerintah kabupaten/kota di Bengkulu, Selasa (5/5/2026).

Asisten I Setda Provinsi Bengkulu, Khairil Anwar, menyebut capaian Universal Health Coverage (UHC) adalah langkah besar. Namun, menjaga keberlanjutannya jauh lebih menantang.

“Capaian sudah 100 persen. Sekarang tugas kita memastikan peserta tetap aktif dan program berjalan optimal,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi dan daerah. Mulai dari kesiapan anggaran hingga akurasi data peserta harus terus diperbaiki.

Tak hanya itu, pembayaran iuran juga harus berjalan lancar. Koordinasi antarinstansi menjadi kunci untuk mengatasi berbagai kendala di lapangan.

Sementara itu, perwakilan BPJS Kesehatan wilayah III, Taufiqurrahman, menegaskan rekonsiliasi ini penting untuk menyamakan perhitungan iuran.

“Kami pastikan data valid, pembayaran sesuai aturan, dan tidak ada kesalahan dalam sistem,” jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut, BPJS Kesehatan juga memberikan apresiasi kepada daerah dengan kinerja terbaik.

Kabupaten Lebong meraih peringkat pertama, disusul Seluma di posisi kedua, dan Bengkulu Utara di urutan ketiga.

Capaian ini diharapkan menjadi pemicu bagi daerah lain untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan kepatuhan pembayaran iuran. (mc)