Bengkulu Tengah, mediabengkulu.id – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah mengubah pola penyaluran hewan qurban tahun ini. Tidak lagi terpusat di rumah dinas, sapi qurban kini langsung disalurkan ke desa.
Keputusan itu dibahas dalam rapat bersama seluruh kepala OPD yang dipimpin Bupati Bengkulu Tengah, Rachmat Riyanto, Selasa (5/5/2026).
Bupati menegaskan, perubahan ini dilakukan agar manfaat qurban lebih merata dan langsung dirasakan masyarakat.
“Tahun ini kita ubah pola distribusi. Hewan qurban tidak lagi dipusatkan, tapi langsung ke desa,” ujarnya.
Pemkab Bengkulu Tengah menyiapkan empat ekor sapi untuk qurban tahun 2026. Seluruhnya akan didistribusikan ke empat desa berbeda.
Rachmat menyebut langkah ini sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.
“Kita ingin masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya. Distribusi harus adil dan tepat sasaran,” tegasnya.
Adapun desa penerima tahun ini meliputi Desa Pekik Nyaring (Pondok Kelapa), Desa Padang Siring (Semidang Lagan), Desa Curup (Merigi Sakti), dan Desa Taba Tengah (Bang Haji).
Dengan skema baru ini, pemerintah berharap pelaksanaan qurban lebih efektif, merata, dan berdampak langsung bagi warga. (hln)
Skema Qurban Diubah, Sapi Langsung Dikirim ke Desa






