Bengkulu, mediabengkulu.id – Perjuangan Arif Rahmawan Yulianto melawan tumor limfoma mengetuk perhatian Pemerintah Provinsi Bengkulu.
Guru Tidak Tetap (GTT) itu mendapat bantuan langsung dari Pemprov Bengkulu dan Baznas Bengkulu di kediamannya, Jumat (8/5/2026).
Bantuan tersebut diserahkan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Bengkulu, Nelly Alesa, bersama Ketua Baznas Bengkulu Romli.
Program itu merupakan bagian dari gerakan “Bantu Rakyat” yang digagas Gubernur Bengkulu Helmi Hasan dan Wakil Gubernur Mian.
Saat menyerahkan bantuan, Nelly, menyampaikan pesan khusus dari Gubernur Helmi Hasan kepada Arif dan keluarganya agar tetap kuat menjalani pengobatan.
“Bapak Gubernur mendoakan Arif agar tetap sabar, kuat, dan terus berdoa. Beliau juga berpesan agar jangan meninggalkan salat lima waktu,” kata Nelly.
Menurutnya, pemerintah daerah ingin memastikan masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan kesehatan tidak merasa sendiri.
“Pemerintah Provinsi Bengkulu akan terus hadir membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama warga yang sedang menghadapi ujian kesehatan dan ekonomi,” ujarnya.
Ketua Baznas Bengkulu, Romli, berharap bantuan tersebut bisa membantu kebutuhan pengobatan Arif sekaligus memberi semangat untuk terus berjuang melawan penyakit yang dideritanya.
“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban keluarga dan membantu kebutuhan pengobatan Arif. Semoga segera diberikan kesembuhan,” kata Romli.
Di tengah kondisi yang dihadapinya, Arif tak mampu menyembunyikan rasa haru. Ia mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan pemerintah daerah dan Baznas Bengkulu.
“Saya mengucapkan terima kasih atas bantuan ini. Semoga bapak gubernur dan seluruh jajaran pemerintah selalu diberi kesehatan dan kemudahan,” ujar Arif. (mc)
Lawan Tumor Limfoma, Guru GTT Ini Dapat Perhatian Langsung dari Gubernur Bengkulu






