Kota Bengkulu, mediabengkulu.co – Puluhan massa dari Aliansi Pemuda Indonesia aau API, menggelar unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Bengkulu, Senin (6/10/2025).
Mereka mendesak penuntasan kasus dugaan suap penerimaan karyawan Bank Bengkulu dan pembebasan lahan tol.
Dalam aksi yang dipimpin Kelvin Aldo itu, massa membawa spanduk, bendera merah putih, dan membakar ban bekas sebagai simbol kekecewaan.
“Kami menuntut Kejati Bengkul, mengusut tuntas dugaan suap yang muncul dalam persidangan mantan Gubernur Rohidin,” teriak orator melalui megafon.
Selain itu, API juga mendesak Kejati membuka secara transparan proses hukum kasus pembebasan lahan Tol Bengkulu yang dinilai merugikan negara.
“Kasus ini jangan dibiarkan gelap. Rakyat berhak tahu,” lanjut orator dalam orasi.
Sekitar pukul 14.20 WIB, dua pejabat Kejati, yakni Plh Kasi Penkum, Denny Agustian, dan Kasi Ops Pidsus Wenharnol, menerima perwakilan massa.
“Kami akan menyampaikan aspirasi ini ke pimpinan. Kajati akan mendalami kasus tol dan dugaan suap di Bank Bengkulu,” ujar Wenharnol, kepada perwakilan API.
Aksi selesai pukul 14.30 WIB dalam kondisi aman dan tertib. (hln)
Aliansi Pemuda Indonesia Desak Kajati Usut Dugaan Suap Bank Bengkulu






