Bengkulu, mediabengkulu – Asosiasi Media dan Jurnalis (AMJ) resmi hadir sebagai wadah kolaboratif bagi pelaku media dan jurnalis lintas platform di tengah derasnya arus transformasi digital.
Organisasi ini lahir untuk menjawab perubahan ekosistem media dan pola konsumsi informasi publik yang kian dinamis.
AMJ menghimpun tiga elemen utama. Pertama, penggiat media sosial seperti konten kreator dan influencer.
Kedua, media siber berbadan hukum Indonesia. Ketiga, jurnalis yang bekerja di media online sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
Kehadiran AMJ diarahkan untuk menyatukan kepentingan media sosial, media siber, dan jurnalis dalam satu ruang profesional yang beretika dan bertanggung jawab.
Organisasi ini juga menegaskan peran media sebagai pilar demokrasi, sarana edukasi publik, dan bagian penting pembangunan bangsa.
AMJ mengusung visi melahirkan media dan jurnalis yang produktif, kompeten, serta berdaya saing.
Untuk mewujudkannya, AMJ fokus pada peningkatan profesionalisme, perlindungan insan pers, pemanfaatan teknologi informasi, serta penguatan kerja sama lintas sektor.
Penggagas sekaligus pendiri AMJ, Wibowo Susilo, menegaskan bahwa organisasi ini lahir dari kebutuhan akan sinergi yang lebih kuat di era digital.
“Perkembangan digital membuat batas antara media sosial, media online, dan jurnalis semakin menyatu. AMJ kami dirikan sebagai ruang kolaboratif agar ketiganya saling menguatkan, tetap profesional, dan bertanggung jawab,” ujar Wibowo.
Ia menambahkan, AMJ tidak hanya berbicara soal profesi, tetapi juga keberlanjutan ekosistem media.
“AMJ ingin melindungi dan memberdayakan media serta jurnalis agar tetap relevan dan memberi kontribusi nyata bagi masyarakat di era transformasi digital,” tambahnya.
Dalam setiap gerakannya, AMJ mengusung tema “Kolaboratif dan Adaptif di Era Transformasi Digital”.
Tema ini menjadi landasan organisasi dalam menghadapi tantangan perubahan dunia media yang terus berkembang.
Dengan visi dan semangat kolaborasi tersebut, AMJ diharapkan tampil sebagai organisasi yang inklusif, adaptif, dan strategis dalam membangun ekosistem media yang sehat serta berorientasi pada kepentingan publik. (**)
AMJ Jadi Wadah Kolaborasi Media dan Jurnalis Hadapi Era Digital






