Bakohumas Dibuka, ATR/BPN Dorong Percepatan Sertipikat Elektronik

Sekjen ATR BPN membuka forum Bakohumas 2026 di Jakarta membahas digitalisasi layanan pertanahan
Forum Bakohumas 2026 membahas transformasi digital layanan pertanahan dan percepatan Sertipikat Elektronik. (foto: ist)

Jakarta, mediabengkulu.id – Kementerian ATR/BPN memperkuat langkah digitalisasi layanan pertanahan.

Sekretaris Jenderal ATR/BPN, Dalu Agung Darmawan, resmi membuka Forum Bakohumas, Rabu (15/04/2026).

Forum ini digelar di Aula Prona ATR/BPN, Jakarta. Fokus utamanya memperkuat sinergi antarinstansi dalam mendukung layanan digital pertanahan.

Dalu menekankan pentingnya pemahaman bersama terkait transformasi digital. Terutama pada penerapan Sertipikat Elektronik dan aplikasi Sentuh Tanahku.

“Saya berharap forum ini jadi ruang diskusi. Kita bisa bertukar pandangan dan memahami implementasi layanan digital ini,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Sertipikat Elektronik sudah berjalan sejak 2023. Program ini menjadi bagian dari reformasi layanan publik di sektor pertanahan.

Tujuannya jelas. Layanan harus lebih cepat, transparan, dan berbasis teknologi.

Dalam forum tersebut, Dalu juga mendorong peran humas agar lebih aktif. Ia meminta informasi digital pertanahan disebarkan secara luas ke masyarakat.

“Saya berharap informasi ini bisa dipahami bersama. Dan mendorong masyarakat beralih ke Sertipikat Elektronik,” katanya.

Sebanyak 100 perwakilan humas kementerian dan lembaga ikut hadir. Mereka menjadi ujung tombak penyebaran informasi publik.

Staf Ahli Menteri Komunikasi dan Digital, Molly Prabawaty, menegaskan peran humas kini semakin penting. Perubahan pola komunikasi publik berlangsung sangat cepat.

“Humas pemerintah harus adaptif, inovatif, dan responsif,” ujarnya.

Ia meminta agar informasi dari ATR/BPN disebarluaskan melalui berbagai kanal media. Tujuannya agar pesan pemerintah lebih cepat sampai ke publik.

Kepala Biro Humas dan Protokol ATR/BPN, Shamy Ardian, menambahkan Bakohumas menjadi ruang koordinasi rutin antarinstansi. Forum ini menjaga konsistensi komunikasi publik pemerintah.

Forum tahun ini mengangkat tema transformasi digital pelayanan pertanahan. Fokusnya pada Sertipikat Elektronik yang aman dan efisien.

Sejumlah narasumber hadir dalam diskusi. Di antaranya dari Pusat Data dan Informasi Pertanahan serta unit teknis terkait pendaftaran tanah.

Diskusi dipandu oleh jajaran Humas ATR/BPN dan dihadiri berbagai pejabat komunikasi pemerintah.

Melalui forum ini, pemerintah ingin mempercepat pemahaman publik tentang layanan digital pertanahan.

Sekaligus memperkuat kepercayaan terhadap sistem yang tengah dibangun. (**)