Rejang Lebong, mediabengkulu.id – Ibu Dewa membuktikan perempuan bisa mandiri dan berdaya. Selain mendampingi suami sebagai Persit, ia juga aktif sebagai ASN di Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu.
Kepeduliannya muncul saat melihat banyak ibu rumah tangga memiliki waktu dan keterampilan, namun belum punya wadah produktif. Dari situ, ia bergerak cepat menghadirkan solusi.
Ibu Dewa mendirikan UMKM Batik ChaCha Mentari. Usaha ini tidak hanya memproduksi batik khas Rejang Lebong, tetapi juga membuka peluang kerja bagi ibu-ibu di sekitarnya.
“Saat ini, Batik ChaCha Mentari memiliki tiga pengrajin. Setiap bulan mampu memproduksi 10 hingga 30 helai kain. Pesanan sudah mulai datang, meski masih di wilayah Bengkulu,” ujar Ibu Dewa dalam keterangan tertulis, Rabu (8/4/2026).
Perlahan, usaha tersebut terus berkembang. Dukungan berbagai pihak ikut memperkuat langkah mereka, termasuk dari Pembina Persit dan jajaran Ketua Persit KCK.
Ketua Cabang XX Dim 0409 Koorcab Rem 041 PD XXI/Radin Inten, Ny. Ratih Agung, mengapresiasi capaian tersebut. Ia menilai Batik ChaCha Mentari layak menjadi contoh.
“Terpilihnya Batik ChaCha Mentari dalam Program Persit Bisa menjadi bukti kerja keras dan kreativitas anggota Persit. Ini patut diapresiasi,” tegasnya.
Ia berharap program ini mampu mendorong pelestarian budaya batik khas Rejang Lebong, memperluas promosi, sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga.
“Keberhasilan ini diharapkan menjadi inspirasi. Anggota lain harus berani berkarya, berinovasi, dan berkembang agar ekonomi keluarga dan masyarakat ikut meningkat,” tutupnya. (yurnal)






