Aceh Selatan, mediabengkulu.co – Polres Aceh Selatan mengerahkan unit water cannon untuk membersihkan debu sisa banjir di jalan protokol, Sabtu (10/1/2026).
Langkah ini dilakukan untuk mencegah risiko Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada masyarakat.
Banjir yang melanda Aceh Selatan hampir satu bulan meninggalkan lumpur tebal.
Saat mengering, lumpur berubah menjadi debu yang beterbangan dan membahayakan kesehatan warga.
Untuk menekan polusi debu, polisi menyemprot jalan utama dengan air bertekanan tinggi.
Water cannon menyisir sejumlah ruas jalan yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.
Wakapolres Aceh Selatan Kompol Edwin Aldro mengatakan pembersihan dilakukan sebagai respons atas rekomendasi petugas kesehatan Polri.
“Kami melakukan penyiraman dan pembersihan debu untuk meminimalisir risiko ISPA agar masyarakat bisa beraktivitas dengan nyaman dan sehat,” kata Edwin.
Ia menegaskan, pemulihan pascabencana tidak hanya fokus pada infrastruktur, tetapi juga kesehatan masyarakat.
Selain membersihkan jalan, polisi mengimbau warga tetap waspada terhadap dampak debu sisa banjir.
Warga diminta menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.
Polres Aceh Selatan juga mengingatkan masyarakat menjaga daya tahan tubuh dengan mengonsumsi vitamin dan istirahat cukup.
Aksi preventif ini menjadi bagian dari komitmen Polres Aceh Selatan untuk terus hadir dan melindungi masyarakat hingga kondisi lingkungan pulih sepenuhnya pascabencana. (**)
Cegah ISPA Pascabanjir, Polres Aceh Selatan Semprot Jalan Protokol dengan Water Cannon






