Dinsos dan BPN Tinjau Lahan Sekolah Rakyat di Asahan

Petugas Dinas Sosial Kabupaten Asahan dan BPN meninjau lokasi rencana pembangunan Sekolah Rakyat.
Petugas Dinas Sosial Kabupaten Asahan bersama tim Badan Pertanahan Nasional melakukan survei dan pengukuran lahan yang direncanakan menjadi lokasi pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Asahan. (foto: ist)

Asahan, mediabengkulu.id – Dinas Sosial Kabupaten Asahan bersama tim dari Badan Pertanahan Nasional meninjau lokasi yang direncanakan menjadi lahan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Asahan.

Peninjauan ini merupakan bagian dari proses survei lapangan untuk memastikan kesesuaian tata ruang sebelum pembangunan dimulai.

Kegiatan tersebut berkaitan dengan proses Persetujuan Kesesuaian Pemanfaatan Ruang (PKKPR).

Dalam kegiatan itu, tim BPN melakukan pengukuran serta pengecekan kondisi lahan secara langsung.

Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan lokasi yang dipilih layak digunakan sebagai fasilitas pendidikan.

Selain kondisi fisik lahan, tim juga menilai akses menuju lokasi serta potensi pengembangan kawasan di masa mendatang.

Data hasil survei ini nantinya menjadi bahan pertimbangan dalam proses administrasi perizinan pembangunan.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Asahan mengatakan pihaknya hadir untuk mendampingi proses peninjauan sekaligus memastikan koordinasi berjalan baik antara instansi terkait.

“Kami mendampingi kegiatan ini untuk memastikan proses survei berjalan lancar. Pembangunan Sekolah Rakyat diharapkan memberi manfaat besar bagi masyarakat, terutama yang membutuhkan akses pendidikan,” ujarnya.

Menurutnya, program Sekolah Rakyat menjadi salah satu upaya pemerintah memperluas kesempatan pendidikan bagi masyarakat, khususnya keluarga dengan keterbatasan ekonomi.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan instansi terkait, proses perencanaan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Asahan diharapkan berjalan lancar hingga tahap realisasi.

Ke depan, keberadaan Sekolah Rakyat diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi masyarakat di Kabupaten Asahan. (M Reza)